Berita

Irjen Condro Kirono/RMOL

Nusantara

Kata Kapolda Jateng, Tidak Ada Baku Tembak Brimob Di Blora

RABU, 11 OKTOBER 2017 | 14:40 WIB | LAPORAN:

Polisi terus mendalami kasus kematian tiga anggota Brimob di daerah penambangan minyak dan gas Sarana Gas Trembul (SGT01) di Desa Trembul, Ngawen, Blora, Jawa Tengah pada Selasa (10/10) kemarin.

"Kami lakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi, identifikasi tempat kejadian, dan melaksanakan autopsi," kata Kapolda Jawa Tengah Irjen Condro Kirono di Jakarta, Selasa (11/10).

Condro bahkan telah memerintahkan jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, Kepala Pusat Laboratorium Forensik, dan Kepala Satuan Brimob Polda Jawa Tengah untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).


Mantan Kakorlantas Polri mengatakan bahwa pihaknya telah menemukan senjata api tipe AK101 yang berada didekat posisi salah satu anggota Brimob yang tewas, Bripka Bambang Tejo alias BT.

"Di lokasi penembakan, ditemukan senjata api tipe AK101 di dekat posisi Bambang Tejo," ungkap Condro.

Lebih lanjut, Condro memastikan tidak ada baku tembak antar ketiga korban dalam insiden itu. Meski demikian, ia masih menunggu hasil olah TKP yang dilakukan oleh jajarannya.

"Korban Brigadir BW dan AS tidak ditemukan senjata. Sementara Bripka BT ada senjata," tutur Condro.

Lebih lanjut, Condro menuturkan ketiga jenazah anggota Brimob itu saat ini tengah dilakukan proses autopsi di Rumah Sakit Blora.

"Ketiganya masih identifikasi autopsi," jelas Condro.

Tiga personel Brimob, Kepolisian Daerah Jawa Tengah diduga tewas karena ditembak rekannya sendiri sekitar pukul 18.30 WIB di Blora, Jawa Tengah pada Selasa (10/10) kemarin.

Peristiwa itu bermula dari terdengar suara tembakan tiga kali di tempat kejadian, kemudian ditemukan tiga anggota Brimob tewas yakni Bripka BT, Brigadir BW, dan Brigadir AS.

Diduga kuat pelakunya adalah Bripka BT yang menembak dua rekannya sendiri karena masalah pribadi. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya