Berita

Sertu Mar (Purn) Rachmat Subekti

Nusantara

Pensiunan Marinir Bagikan Kiat Berbisnis Kuliner

SENIN, 09 OKTOBER 2017 | 20:49 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Berbisnis perlu keberanian dan harus tahan uji. Karena bisnis itu keras, maka usaha untuk berhasil harus berlangsung keras pula.

Itulah salah satu kiat berbisnis yang dilakoni oleh pensiunan Marinir TNI AL, Sertu Mar (Purn) Rachmat Subekti. Ia akrab disapa Bang Bekti sejak mengikuti Dikcatam (Pendidikan Calon Tamtama ) Angkatan 59 tahun 1984. Naluri bisnisnya sudah tajam sejak masih aktif sebagai Marinir. Gemblengan yang keras di dunia Marinir menambah matang jiwa wirausahanya.

Setelah pensiun, pria kelahiran Yogjakarta 50 tahun lalu ini membuka sebuah restoran steak yang cukup berkelas bersama istrinya, Sri Haryati. Memperkerjakan sedikitnya 18 orang, Bang Bekti menyajikan aneka steak ala New Zeland, Australia dan Amerika.


Dua bangunan Ruko di Jalan Lotus Timur Unit Blok RSOD 18 Grand Galxay, Bekasi Timur, disatukan dan disulap menjadi tempat makan dan nongkrong yang artistik.

"Memang semua ini saya bangun dengan usaha dan doa yang keras. Saya berusaha mendesain sendiri dengan memanfaatkan media sosial. Semua murni ide saya," tutur Alumni Dikcabareg (Pendidikan Calon Bintara Reguler ) tahun 2012 ini, dikutip dari Dinas Penerangan Korps Marinir.

Bekti mengaku berpengalaman membuat steak di Selandia Baru. Tapi bukan cuma pengalaman yang jadi bekal. Dia menekankan bahwa sifat ulet, penyabar serta dekat dengan Sang Maha Pencipta harus dimiliki wirausahawan agar berhasil .

"Manusia sering lupa jika diberi lebih, akhirnya salah jalan, Tuhan mencabut nikmat itu. Setelah itu kita baru sadar. Saya beberapa kali mengalami ini. Bisnis saya hancur, anak yang saya cintai lebih dahulu meninggalkan saya," tutur pria yang pernah berdinas di Timor Timur dan Ambon ini.

Berbicara mengenai pengalamannya selama menjadi Marinir, ia akui begitu berat terutama saat menjalani pendidikan Marinir. Tetapi, ia akui lebih berat menjaga diri selama berdinas sebagai Marinir.

"Alhamdulillah saya lulus menjalani tugas sebagai Marinir hingga pensiun dengan hormat setelah mengabdi selama 31 tahun dengan berbagai macam dinamika," pungkas Bang Bekti. [ald]

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya