Berita

Dedi Mulyadi/Net

Nusantara

Polda Baru Periksa 1 Saksi Kasus SK Palsu DPP Golkar

SENIN, 09 OKTOBER 2017 | 17:11 WIB

Ditreskrimsus Polda Jawa Barat (Jabar) akan meminta keterangan sejumlah saksi terkait kasus dugaan pemalsuan SK DPP Golkar tentang penetapan bakal calon gubernur Jabar. Sejauh ini Polda Jabar baru memeriksa seorang saksi kasus tersebut.

"Baru satu saksi yang kita periksa, yakni pelapor yang juga ketua biro hukum DPD Golkar Jabar Agus Sihombing," kata Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Jabar AKBP Handrio saat dihubungi wartawan, Senin (9/10).

"Kita perlu mendengar keterangan dari para saksi lainnya," lanjutnya.


Salah satunya Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi yang surat panggilannya sudah dikirimkan sejak pekan lalu.

"Kami meminta yang bersangkutan untuk datang Senin 16/10) depan," jelas Handrio.

Hingga kini konfirmasi dari Dedi Mulyadi belum diterima pihak Ditreskrimsus Polda Jabar.

"Belum ada konfirmasi beliau (Dedi,red) datang atau tidak," kata Handrio seperti dimuat RMOLJabar.Com.

Sebelumnya, DPD Golkar Jabar melalui biro hukumnya melaporkan kasus penyebaran surat penetapan Ridwan Kamil sebagai balon gubernur Jabar ke Polda Jabar pada Senin (25/9) lalu dengan nomor laporan LP B/871/IX/2017/JABAR.

Surat tanpa nomor, tanggal dan cap yang ditanda tangani oleh Setya Novanto dan Idrus Marham itu diduga palsu.[wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya