Berita

Nusantara

Bandung Barat Bebas Rabies Tahun Depan

SENIN, 09 OKTOBER 2017 | 10:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat akan terbebas dari rabies pada 2018.

Target itu sebagaimana diutarakan Bupati Bandung Barat Abubakar pada peringatan Hari Rabies Sedunia di Kompleks Pemkab Bandung Barat, Ngamprah, Minggu (8/10).

"Kenapa kami optimistis, karena kami telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai ancaman rabies ini. Lalu, ini juga sudah didukung SDM dan sarana infrastruktur," katanya seperti diberitakan RMOLJabar.


Abubakar mengungkapkan, infrastruktur penunjang pencegahan rabies tersebut di antaranya dengan keberadaan rumah sakit hewan di Cikole, Lembang yang dibangun Pemprov Jabar. Selain itu, Pemkab Bandung Barat juga membangun UPT Kesehatan Hewan di Gununghalu.

Dengan adanya fasilitas tersebut, Abubakar berharap agar Bandung Barat bebas rabies pada tahun depan.

"Walaupun pemerintah pusat menargetkan bebas rabies pada 2020, tapi khusus Bandung Barat kami yakin 2018 sudah bebas rabies," katanya.

Peringatan Hari Rabies Sedunia kemarin juga dimeriahkan dengan sejumlah stand dari Dinas Perikanan dan Peternakan KBB. Di antaranya, stan pemeriksaan anjing dan kucing untuk memastikan bebas rabies. Kegiatan ini juga dimeriahkan dengan kehadiran artis Matt Drajat, pemeran Kang Komar dalam sinetron Preman Pensiun.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan KBB Undang Husni Tamrin mengatakan, sejauh ini belum ada kasus rabies yang menular kepada manusia di KBB. Namun, antisipasi tetap dilakukan, di antaranya dengan eliminasi anjing liar dan pemberian vaksin rabies.

"Kasus orang yang digigit anjing memang selalu ada setiap bulan. Namun, tidak berpenyakit rabies. Korban gigitan anjing juga langsung mendapatkan perawatan," ujarnya.

Rabies adalah penyakit infeksi tingkat akut pada susunan saraf pusat yang disebabkan virus rabies. Penyakit ini bersifat zoonotik, yaitu dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Sementara virus rabies ditularkan kepada manusia melalu gigitan hewan, seperti anjing, kucing, kera, rakun, dan kelelawar. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya