Berita

Imran Rosyadi:RMOL

Nusantara

8 Jam Lebih Anggota Mapalasta Ini Berjuang Sampai Puncak Carstensz Pyramid

SABTU, 07 OKTOBER 2017 | 13:30 WIB | LAPORAN:

. Imran Rosyadi (24) menjadi satu-satunya mahasiswa yang tergabung dalam Tim Ekspedisi Bhinneka Tunggal Ika yang sukses merengkuh puncak Carstensz Pyramid.

Sekitar pukul 11.32 WIT (Kamis, 5/10), mantan ketua umum Mahasiswa Pecinta Alam Sultan Alauddin (Mapalasta) ini mendahului enam rekannya yang lain tiba di titik 4.884 mdpl. Bukan tanpa perjuangan keras. Sanca, begitu ia akrab disapa, harus menghadapi cuaca ekstrem sejak awal memanjat tebing-tebing curam menjulang dengan ketinggian 1.000 meter dari bawah Lembah Kuning. Bukan lagi hujan air, melainkan es yang terus mengguyur selama proses ascending.

Begitu tiba di tepi penyeberangan tyroliant, Sanca bercerita sempat berhenti menanti dua rekannya, Geas Aldino dan M. Salman dari Elpala SMA 68 Jakarta, yang tidak lama muncul.


Sementara Sabar Gorky, pendaki tunadaksa dunia asal Solo yang juga ikut dalam tim summit, berada jauh di belakang bersama Syatiri Ahmad dari TRAMP.

Perlahan namun pasti ia lalu memasang gear pengaman miliknya pada tali tyroliant dan menyeberang diikuti Geas dan Salman. Perjalanan lanjut menelusuri lekukan tebing, masih dengan tali pengaman. Langkah kaki harus hati-hati karena medan licin diselimuti salju. Setelah perjalanan hampir sembilan jam, Imran akhirnya berhasil mencapai puncak Carstensz Pyramid. Ia pun sujud syukur tepat di atas plakat perak bertuliskan Surveyor.

Sanca mengatakan, rasanya sangat menakjubkan berada di titik atap tertinggi NKRI yang juga salah satu Seven Summits dunia untuk pertama kali.

"Sampai puncak perasaan bercampur aduk rasanya, seperti bangga, terharu. Penantian yang sangat panjang sudah lama dari 2013 akhirnya terwujud," tutur dia dengan logat khas Bugis.

Sanca mengaku sebetulnya sudah ada bayangan kondisi medan Carstensz Pyramid dari membaca referensi. "Kalau muncak waktu normalnya kan 12 jam, kita dikasih waktu couch Tole dan Satiri lewat dari jam 12 turun," sambungnya.

Baginya ini pencapaian luar biasa bukan semata pribadi tapi juga organisasi Mapalasta, tempatnya bernaung.

"Ini bukti untuk mencapai sesuatu butuh perjuangan yang keras, mental baja. Terima kasih atas dukungan semua pihak, termasuk Bapak Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu'mang," ucapnya.

Tim Ekspedisi Bhinneka Tunggal Ika yang dikomandoi Hendrata Yudha terdiri dari berbagai latar belakang mulai jurnalis, pelajar, mahasiswa, atlit hingga TNI AD.

17 pendaki termasuk Hendrata dalam tim ini yaitu Candra Erwin Hadi, Sabar Gorky, Suryo Utomo (CNN), Widya Victoria (RMOL), Danny Pranoto (TRAMP), Syatiri Ahmad, Asep Sumantri, Grhia P Pendit (Trans TV), Onaria Fransisca (Elpala), Golansyah Semindang, Viandi, M.Iqbal, Geas Aldino, Shafira Dinda Ariefti, M. Salman Alkufy, serta Imran Rosady. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya