Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Lewat Rakerda, KNPI Jabar Ajak Pemuda Bersatu

JUMAT, 06 OKTOBER 2017 | 21:12 WIB | LAPORAN:

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Jawa Barat menggelar rapat kerja daerah pada 5-6 Oktober 2017 di Hotel Cianjur.

Dihadiri para ketua organisasi kepemudaan tingkat Jabar dan para ketua DPD KNPI tingkat kabupaten/kota.

Rakerda KNPI dibuka oleh Kadis Pemuda dan Olah Raga Jabar Dr. Yudha Munajat Saputra. Turut hadir juga Ketua Komisi V DPRD Jabar Syamsul Bachri, Dirbinmas Polda Jabar, Dandim 0608 Cianjur, dan kepala Kesbangpol Kabupaten Cianjur.


Ketua DPD KNPI Jabar Siti Aisyah menyampaikan bahwa rakerda yang digelar merupakan kewajiban organisasi yang harus ditempuh, setidaknya satu kali dalam setiap periode kepengurusan.

"Ini adalah kewajiban sekali dalam satu periode. Jika tidak dilaksanakan maka akan mengakibatkan sanksi organisasi," ujar Aisyah dalam keterangannya.

Lanjutnya, rakerda bertujuan untuk menghasilkan program kerja KNPI Jabar. Program kerja harus bisa disinkronisasi dengan kebijakan pemerintah provinsi.

"Program KNPI harus sinergi dengan pemerintah, baik dalam kebijakan maupun penganggaran. Oleh karena itu, rakerda ini dihadiri oleh kepala Dispora yang mewakili gubernur dan juga ketua Komisi V DPRD. KNPI, pemerintah, dan legislatif harus sinergis," jelas Aisyah.

Dia menambahkan, penyelenggaraan rakerda juga bertujuan untuk membangun kembali semangat persatuan pemuda. Dirinya yakin bahwa visi Jabar Kahiji hanya dapat terwujud jika pemuda mendapatkan ruang untuk mengaktualisasikan diri sehingga potensi dapat muncul dengan baik.

"Saya mengajak seluruh pemuda di Jawa Barat untuk bersatu. Jika pemuda dapat bersatu, target-target capaian pemerintah dapat lebih mudah untuk direalisasikan," pungkas Aisyah. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Buyback Emas Antam Meroket Rp55.000, Satu Gram Dibanderol Rp2,45 Juta

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:57

Harga Minyak Dunia Merosot Imbas Keputusan Trump

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:56

IHSG Terbang 1,6 Persen Menuju 6.000, Rupiah Ikut Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:44

PKS: Koalisi Prabowo Akan Tetap Konstruktif Jaga Persatuan Bangsa

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:40

Pengusaha Heri Black Dicecar KPK soal Kontainer Berisi Sparepart di Pelabuhan Tanjung Emas

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:29

10 Kader Ramaikan Bursa Caketum PB SEMMI di Kongres IX Banten

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:17

Berkas Lengkap, Mantan Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang

Jumat, 12 Juni 2026 | 09:08

Korea Pimpin Reli Bursa Asia

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:54

Galeri 24 Dorong Literasi Investasi Emas Masyarakat di Jakarta Fair 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:47

Manfaatkan Program Nikah Massal dan One Stop Nikah Solution dari Kemenag, Daftar Sekarang!

Jumat, 12 Juni 2026 | 08:43

Selengkapnya