Berita

Menkop UKM Apresiasi Program Iwapi Goes Digital

JUMAT, 06 OKTOBER 2017 | 19:29 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga menghadiri acara Rakernas Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) XXVIl bertajuk Iwapi Goes Digital di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (6/10).

"Acara Rakernas seperti ini penting untuk memperkuat kelembagaan organisasi dan juga anggotanya," tegas Puspayoga di depan ratusan anggota Iwapi seluruh Indonesia.

Saat ini, di usia 42 tahun, Iwapi sudah memiliki 30 ribu pengusaha perempuan berskala UMKM dan besar yang tersebar di 150 DPC dan 33 DPD di seluruh Indonesia.


Di acara yang dihadiri Duta Koperasi Dewi Motik Pramono dan dibuka resmi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Puspayoga  antusias menyimak program Iwapi, yaitu Iwapi Goes Digital, yang searah dengan program Kemenkop dan UKM yang terus mendorong para pelaku UKM masuk ke dunia e-Commerce.

"Bila para anggota Iwapi yang hadir ada masalah atau ada yang ingin ditanyakan menyangkut koperasi dan UKM, bisa disampaikan langsung ke Ibu Dewi Motik sebagai narasumber di Rakernas ini", ucap Menkop dan UKM.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Iwapi Nita Yudi menjelaskan bahwa proses bisnis kini sudah berkembang ke arah e-business.

"Perempuan pengusaha harus didorong dan mampu meningkatkan mutu dan kompetensi menghadapi era e-business, era digitalisasi. Tidak ada kata lain bagi Iwapi untuk melek digital dan memulai melakukan strategi usaha melalui media digital", tandas Nita.

Menurut Nita, pemasaran online, penjualan online, transaksi online, telah menjadi jawaban dari zaman yang serba cepat ini.

"Bisnis online menggerus dengan cepat penjualan tradisional. Berapa banyak supermarket besar, mall, bahkan toko yang tutup karena sepi pembeli. Di sisi lain, jumlah penjualan online tumbuh tajam dan meningkat hampir 40 persem", papar Nita lagi.

Oleh karena itu, perkembangan teknologi yang sangat pesat telah mendorong Iwapi untuk bergerak cepat.  

"Iwapi menyambut media baru atau yang sering disebut dengan ICT (Information Communication and Technology) dengan mendukung anggotanya untuk melek teknologi", kata Nita.

Iwapi kata Nita, melakukan empat terobosan. Pertama, melakukan kerjasama dengan perusahaan teknologi baik dari dalam negeri maupun dari luar, organisasi nasional dan internasional, perbankan , perusahaan BUMN yang dapat melatih dan membangun kompetensi perempuan agar dapat segera mulai melakukan usahanya melalui online.

Kedua, Iwapi terus aktif memberdayakan anggotanya agar fokus dan terus meningkatkan usaha penjualan dan jasanya  melalui online.
Ketiga, Iwapi membina para anggotanya untuk membenahi produksi dan operasional distribusi barang, agar ketika pesanan datang sudah siap.

Keempat,  Iwapi meyakinkan anggotanya bahwa berbisnis melalui online itu cepat, mudah dan murah, tidak diperlukan peralatan mahal, cukup dengan smartphone yang memiliki kapasitas internet.  

Iwapi juga meyakini dengan “Goes Digital” bukan hanya memperbesar omset penjualan tapi juga menjamin kelanggengan usaha.

"Dengan meningkatnya kompetensi dan paham teknologi informasi bagi perempuan pengusaha di era digital, maka akan terbuka luas kesempatan untuk masuk menjadi mitra mata rantai perusahaan besar baik nasional maupun multinasional, dengan mengikuti tender secara online", pungkas Nita. [wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya