Berita

Marifah Hanif Dhakiri/Dok

Kemnaker Bareng OASE Gelar Tes IVA Untuk Cegah Kanker Serviks

KAMIS, 05 OKTOBER 2017 | 16:59 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Sebanyak 150 karyawan di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengikuti  tes IVA atau pemeriksaan leher rahim (serviks) sebagai langkah deteksi dini ada tidaknya kanker serviks.

Kegiatan gratis yang digagas Kementerian Ketenagakerjaan ini, bekerja sama dengan Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja serta Dharma Wanita Kemnaker.

Pengurus OASE Marifah Hanif Dhakiri, mengatakan deteksi dini bertujuan meminimalisir penderita kanker serviks. Juga mempermudah mengobatinya kepada penderita yang diketahui dini mengidap stadium awal. Kegiatan pemeriksaan deteksi dini Kementerian Ketenagakerjaan sudah di lakukan dari tahun 2015 kepada sekitar 10.000 orang pekerja perempuan.


"Disamping sebagai bagian program nasional yang ditujukan untuk mengurangi angka kematian pada wanita akibat kanker, juga dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan yang tinggi melalui pelaksanaan hidup sehat," katan Marifah di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Kamis (5/10).

Marifah yang juga merupakan istri Menaker Hanif Dakhiri mengungkapkan salah satu bentuk kepedulian OASE, membantu pekerja perempuan untuk mengidentifikasi berbagai hal yang dapat mengancam kehidupan, kualitas kesehatan, dan menurunkan produktivitas kerja. Bentuk nyata dari upaya tersebut adalah melalui pemeriksaan IVA test sebagai upaya deteksi dini adanya kanker serviks atau kanker leher rahim pada wanita.

“Saya berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi bagian upaya promotif dan preventif pada masyarakat luas umumnya, dan pekerja wanita khususnya. Kegiatan ini dapat menjadi contoh juga bagi perusahaan-perusahaan, sebagai bentuk kepedulian pada upaya pencegahan kanker serviks secara komprehensif dan berkesinambungan," ujar Marifah.

Kanker serviks adalah jenis kanker yang memiliki peringkat prevalensi kedua setelah kanker payudara yang banyak ditemukan di Indonesia. Data Kementerian Kesehatan Tahun 2015 menunjukkan bahwa rata-rata setiap jam, jumlah penderita kanker serviks bertambah 2,5 orang dan meninggal 1,1 orang. Angka ini diperkirakan akan terus meningkat dalam kurun waktu 10 tahun mendatang jika tidak dilakukan tindakan upaya-upaya pencegahan.

Menurut Marifah sejalan dengan gerakan yang bertemakan revolusi mental, OASE menyusun program-program yang dapat merubah pola pikir dan memberdayakan masyarakat agar dapat hidup mandiri, produktif, kreatif, dan berkarakter untuk mendorong tercapainya kemajuan dan kesejahteraan bangsa

Marifah berharap berharap kegiatan ini menjadi bentuk upaya penyadaran bagi masyarakat luas, agar mau secara sukarela melakukan deteksi dini adanya kanker leher rahim dengan menggunakan Pemeriksaan IVA test serta melaksanakan pola hidup yang sehat, baik dan seimbang.

"Saya berharap kegiatan yang sama dapat terus digelorakan di semua lapisan masyarakat, sehingga dapat tercipta tenaga kerja yang sehat dan produktif. Penciptaan tenaga kerja yang produktif merupakan salah satu program prioritas pemerintah saat ini. Pasalnya, produktivitas merupakan salah satu faktor penting yang menentukan pertumbuhan ekonomi suatu negara," katanya.

Marifah menggaris bawahi rendahnya status kesehatan tenaga kerja dapat berdampak pada menurunnya produktivitas kerja yang mengakibatkan terjadinya tingkat upah rendah.

OASE Kabinet Kerja merupakan sebuah perkumpulan para pendamping menteri dan unsur eksekutif pemerintahan yang dipimpin oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Organisasi ini memiliki serangkaian program untuk mendukung tercapainya nawacita Presiden Jokowi. [wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya