Berita

1000 Peserta Berebut Kursi Calon Mahasiswa Polteknaker

SELASA, 03 OKTOBER 2017 | 18:48 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

1000 peserta Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) mengikuti ujian Tes Potensi Akademik (TPA) Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) tahun ajaran 2017-2018 di Ruang Serbaguna Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa (3/10).

Para peserta yang mengikuti TPA telah lulus tahapan pertama seleksi administrasi berdasarkan kelengkapan berkas data dan persyaratan.

Demikian disampaikan Direktur Politeknik Ketenagakerjaan Retno Pertiwi, di Jakarta.


Menurut Retno, gelombang pertama tes TPA diikuti 600 peserta dan 400 peserta menyusul gelombang kedua. Dari total 1000 peserta TPA, didominasi lulusan SMA sebanyak 53 persen, 42 persen lulusan SMK, lulusan pesantren dan SLTTA ke atas masing-masing 1 persen, dan Madrasah Aliyah 3 persen.

Sementara dari segi usia, rata-rata peserta TPA Poltek Ketenagakerjaan berusia kurang dari 21 tahun sebanyak 83 persen, 15 persen berusia 21-30 tahun dan 2 persen berumur lebih dari 30 tahun.

"Proses seleksi penerimaan mahasiswa baru dilaksanakan dengan prinsip adil, akuntabel, transparan, dan tidak diskriminatif dengan tidak membedakan jenis kelamin, agama, suku, ras," katanya.

Menurut Retno, peserta diwajibkan mengikuti seluruh proses penerimaan mahasiswa baru sesuai prosedur yang telah ditentukan.

"Tujuannya, ingin memastikan hanya calon terbaik dan yang memenuhi persyaratan dan sesuai kriteria yang bisa mengikuti perkuliahan di Politeknik Ketenagakerjaan," jelasnya.

Retno mengatakan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik Indonesia untuk mengikuti pendidikan di Politeknik Ketenagakerjaan dalam rangka meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang ketenagakerjaan,.

“Sesuai arahan dari Menaker M Hanif Dhakiri, kehadiran Politeknik Ketenagakerjaan Ini merupakan sebuah terobosan untuk menyiapkan SDM yang kompeten di bidang ketenagakerjaan," kata Retno.

Tahun ini, Politeknik Ketenagakerjaan  akan membuka tiga program studi (prodi). Program studi D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, program studi D4 Relasi Industri, dan program studi D3 Manajemen Sumber Daya Manusia dengan kuota 90 orang mahasiswa.

Dari 1000 peserta yang mengikuti TPA sebanyak 56 persen berjenis kelamin laki-laki dan 44 persen perempuan. Peminat program diploma (prodi) Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sebanyak 47 persen, prodi relasi industri (34) dan prodi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) sebanyak 19 persen.

"Kehadiran Polteknaker dharapkan menjadi  solusi untuk mewarnai pembangunan ketenagakerjaan sehingga akan lebih kondusif dan semakin sejahtera dengan memperhatikan kondisi terhadap angkatan kerja, tingkat pendidikan, pengangguran dan link and match," kata Retno.

Dari tiga prodi yang dibuka, Retno mengungkapkan tahap seleksi. paling awal, seleksi administrasi untuk melihat kelengkapan berkas. Pada proses ini terdapat pendaftar online sebanyak 3.552 orang. Namun yang mengirim berkas melalui surat elektronik atau email sebanyak 1.302 peserta, yang akan memperebutkan 90 kursi dari tiga prodi.

Ditambahkan Retno, tahap selanjutnya usai TPA adalah test psikotes dan wawancara yang diikuti oleh peserta yang lulus TPA, pada tanggal 6 Oktober nanti di Pusdiklat Kemnaker. Peserta yang dinyatakan lulus psikotest dan wawancara akan diumumkan pada 7 Oktober 2017. Selanjutnya, mengikuti tes kesehatan dan bebas narkoba pada 9 Oktober 2017 di Pusdiklat Kemnaker.

Rencananya Peserta PMB secara final akan diumumkan pada 10 Oktober dan langsung mendaftar ulang pada 11-13 Oktober 2017. [wid]


Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Bomba Peduli Beri Makna Hari Ulang Tahun ke-5

Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:06

Dharma Pongrekun Soroti Arah Ideologi Ekonomi dalam Pasal 33 UUD 1945

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:47

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabar-Jakarta, Dua Pesawat Tambahan Dikerahkan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:25

Tangan Trump Tiba-tiba Memar Saat Peluncuran Dewan Perdamaian Gaza, Ini Penyebabnya

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:01

DPR Minta Basarnas Gerak Cepat Evakuasi Warga Bandung Barat Terdampak Longsor

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:56

Tanah Longsor di Bandung Barat Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:40

1.000 Guru Ngaji hingga Ojol Perempuan Belanja Gratis di Graha Alawiyah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:26

Pencuri Gondol Bitcoin Sitaan Senilai Rp800 Miliar dari Korsel

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:18

Polisi Dalami Penyebab Kematian Influencer Lula Lahfah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:54

Wakadensus 88 Jadi Wakapolda Bali, Tiga Kapolda Bergeser

Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:31

Selengkapnya