Berita

Menaker: Agar Lulusan Cepat Kerja. Perguruan Tinggi Harus Relevan Dengan Dunia Industri

SENIN, 02 OKTOBER 2017 | 07:42 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Perguruan tinggi di seluruh Indonesia harud terus meningkatkan relevansi dengan dunia industri. Tujuannya, supaya lulusan perguruan tinggi tersebut cepat terserap pasar kerja.

Demikian disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri saat  memberikan orasi ilmiah acara Dies Natalis Universitas Simalungun, Sumatera Utara, Kamis (28/9).

"Sekarang  dunia bergerak cepat. Perkembangan teknologi menghadirkan berbagai jenis pekerjaan baru. Karenanya, kurikulum yang diajarkan di kampus harus sesuai dengan perubahan jaman dan kebutuhan industri," kata Menaker


Menurut Menaker, menjawab tantangan pasar kerja yang dinamis. Perguruan tinggi jangan hanya mengajarkan mahasiswa dengan keterampilan lama. Sebaliknya, jurusan dan kejuruan yang dimiliki perguruan tinggi harus relevan dengan dunia kerja, baik dari unsur dosen, kurikulum, laboratorium dan semua peralatannya.

"Saat ini sekitar dua juta angkatan kerja baru Indonesia mengalami miss match dengan pasar kerja.  Penyebabnya antara lain karena kurangnya relevansi pendidikan dengan kebutuhan pasar kerja."

Kepada mahasiswa, Menaker meminta untuk bekerja keras meningkatkan kompetensi diri, keterampilan kerja dan inovasi. Karena, dengan kompetensi di atas standar, maka mahaiswa akan memenangkan persaingan. Menaker, menyitir nasehat ilmuwan Albert Einstein yang menyatakan, 'hanyalah orang gila, yang  ingin mencapai hasil besar, namun dengan usaha secara biasa-biasa saja'.

"Untuk itu mahasiwa jangan berpangku tangan tantangan kedepan semakin berat dan dinamis," katanya.

Senada dengan pernyataan Menaker Hanif terkait relevansi dunia pendidikan dengan dunia industri, Rektor Universitas Simalungun Marihot Manullang menyatakan bahwa pihaknya saat ini terus berupaya meningkatkan kerjasama dengan dunia industri.

"Universitas Simalungun terus meningkatkan kerja sama dengan perusahaan. Hal ini supaya terjadi penyesuaian antara kampus dengan industri, sehingga lulusan kami lebih mudah diserap pasar kerja," kata Marihot.

Selain itu, pihaknya juga mengirim mahasiswa untuk melakukan magang di perusahaan. Tujuan adalah supaya para mahasiswa mengenal dan bisa belajar secara langsung dari dunia industri.

"Selain magang di dalam negeri, kami juga mengirim mahasiswa kami magang ke Jepang," pungkasnya. [wid]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya