Berita

Bisnis

Rakyat Jangan Ragu Manfaatkan Dana WP Dan KUR

SABTU, 30 SEPTEMBER 2017 | 08:12 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Kementerian Koperasi dan UKM terus mendorong masyarakat untuk berwirausaha dan memanfaatkan dana Wirausaha Pemula (WP).

Untuk mendapat dana WP tersebut, calon wirausaha pemula wajib mengirimkan e-proposal bisnis ke www.pembiayaan.depkop.go.id dengan jumlah modal usaha paling besar diberikan Rp 35 juta.

Deputi Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM, Prakoso BS, mengatakan hal tersebut dalam acara dalam acara Pameran Kerajinan Nusantara "Kriyanusa 2017" di Jakarta Convention Centre, kemarin (Jumat, 29/9). Turut hadir sebagai pembicara dalam acara itu adalah Lily Setiawati, seorang penerima dana WP yang sukses dengan usaha Batik Alamnya di Temanggung, Jawa Tengah.


Dalam kesempatan itu, Prakoso juga mendorong para wirausaha atau pelaku KUKM yang masih membutuhkan tambahan modal untuk mengakses pembiayaan dari Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bunganya relatif sangat murah, yakni 9 persen per tahun. Dana tersebut dapat diakses di sejumlah bank penyalur yang ditunjuk pemerintah, seperti BRI, BNI, Bank Mandiri, dan sejumlah bank lainnya.

Selain KUR, lanjut Prakoso, Kementerian Koperasi dan UKM melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) juga menyiapkan pembiayaan dengan tingkat bunga ringan yaknu sebesar 4,5-6 persen per tahun.

Pemerintah, kata dia, berkomitmen terus meningkatkan jumlah wirausaha di Tanah Air. Untuk itu, Deputi SDM Kemenkop UKM sendiri telah melaksanakan program, diantaranya pengembangan kewirausahaan, peningkatan kualitas  SDM KUMKM, pengembangan standarisasi dan sertifikasi SDM KUMKM, serta penguatan kapasitas pembina dan pendamping KUMKM.

Sejumlah kegiatan tersebut, kata Prakoso, telah terbukti mampu meningkatkan rasio wirausaha di Indonesia. Per akhir tahun 2016 rasio kewirausahaan telah mencapai 3,10 persen dari sebelumnya 1,67 persen. Ditargetkan hingga akhir tahun ini bisa mencapai 4 persen.

Ke depan, lanjut Prakoso, pihaknya akan terus menggenjot sejumlah pelatihan kewirausahaan dengan mengandeng pelatih yang profesional dan para penerima program WP yang telah sukses.

Sementara itu, Lily mengaku siap membantu Kementerian Koperasi dan UKM lewat pelatihan mayarakat yang ingin berusaha batik, dari proses produksi hingga pemasarannya.

Jelas Lily, pemasaran produk batik ini perlu menentukan lebih dahulu pasar yang akan disasar. Misalnya, mau yang captive market atau mau menciptakan pasar sendiri melalui media sosial atau internet, dan pameran-pameran baik di dalam maupun di luar negeri. [ald]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Pentagon Ungkap Biaya Perang Iran: 6 Hari Tembus Rp190 Triliun

Kamis, 12 Maret 2026 | 08:11

Pasar 1001 Malam: Strategi Kemenko PM Berdayakan UMKM dan Bantu Penyintas Bencana

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:58

Harga Emas Dunia Turun Tertekan Sentimen Suku Bunga

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:47

Dukung PP TUNAS, Kemenag Siapkan Kurikulum Etika Digital dan Santri Mahir AI

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:23

Pasar Eropa Terkoreksi, Saham Rheinmetall Anjlok 8 Persen

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:14

IEA Sepakat Lepas 400 Juta Barel Cadangan Minyak

Kamis, 12 Maret 2026 | 07:01

Hari Ini Yaqut Cholil Dipanggil KPK sebagai Tersangka

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:49

Rampai Nusantara Ajak Publik Optimistis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:42

Amr bin Ash Pembuka Gerbang Benua Afrika

Kamis, 12 Maret 2026 | 06:00

Kader Gerindra Ujung Tombak Mendukung Program Prabowo

Kamis, 12 Maret 2026 | 05:52

Selengkapnya