Berita

Nusantara

Nova Andika Ikut Uji Kelayakan Calon Walikota Sukabumi Di DPP PDIP

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2017 | 11:16 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Setelah ikut mendaftar sebagai bakal calon walikota Sukabumi, tokoh muda yang juga kader militan PDI Perjuangan, Nova Andika, mengikuti fit and proper test terhadap calon kepala daerah yang digelar DPP PDI Perjuangan.

Nova, yang juga Ketua PP Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), yang merupakan organisasi sayap PDI Perjuangan, bertekad kuat memenangkan Pilkada Sukabumi, selain demi menjaga wibawa partai juga untuk melaksanakan cita-cita partai, yaitu mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Suara PDI Perjuangan di Sukabumi sendiri sangat siginifikan dengan memiliki 6 kursi di DPRD. Artinya, cukup bagi PDI Perjuangan mencari satu kursi koalisi lagi untuk bisa mengusung calon dari kader internal.


"Bagi saya, sangat relevan bila tiket PDI Perjuangan diberikan kepada kader. Dan saya optimis," kata Nova Andika di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat (Jumat, 29/9).

Nova menekankan bahwa PDI Perjuangan merupakan partai ideologis dan partai kader. Sehingga sangat tepat dan realistis ia mendaftarkan diri. Sebab kader partai lah juga yang bisa berjuang demi terwujudnya ideologi partai di Sukabumi, termasuk mewujudkan program pemerintah Jokowi yang saat ini sangat dicintai rakyat Kota Sukabumi.

"Hal ini terlihat dari kunjungan Presiden baru-baru ini yang membagikan 5.500 sertifikat gratis kepada rakyat kabupaten dan kota Sukabumi," ungkap Nova.

Nova percaya PDI Perjuangan akan mengusung kader-kader politik yang memang militan, ideologis dan pemberani. Lebih-lebih ia memiliki modal suara yang sangat signifikan. Ia juga memiliki jaringan yang sangat luas di akar rumput.

"Selama ini saya terlibat aktif dalam peringatan hari-hari besar Islam dan terlibat dalam pemberdayaan majelis taklim, pesantren dan dakwah aktif untuk angkat citra partai kita di tengah gencarnya stigma negatif," demikian Nova. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya