Miskin dan daerah tertinggal mungkin masih pantas disematkan untuk Kabupaten Seluma, dimana setalah 14 tahun berdiri sebagai kabupaten pemekaran dari kabupaten Bengkulu Selatan, masih ada desa yang belum menikmati aliran listrik dari Pembangkit Listik Negara (PLN).
Diketahui terdapat empat desa di Kabupaten Seluma Provinsi Bengkulu ini yang belum mendapat aliran listrik PLN, yakni Desa Giri Nanto Kecamatan Ulu Talo, Desa Batu Balai Kecamatan Semidang Alas Maras, Desa Sinar Pagi dan Desa Skalak Kecamatan Seluma Utara.
Listrik merupakan kebutuhan mendasar yang harus didpatkan masyarakat, karena mengingat pentinganya aliran lisrik untuk kehidupan selain air. Selama ini, Desa Sinar Pagi Kecamatan Seluma Utara mengandalkan energi matahari dengan menggunakan panel listrik tenaga surya atau solar cell untuk memenuhi kebutuhan penerangan rumah masyarakat.
Penerangan yang berasal dari panel tenaga surya atau solar cell ini di dapat masyarakat Desa Sinar Pagi dari adanya program nasional pemberdayaan masyarakat desa tertinggal tahun 2012 waktu itu. Dengan pembangkit listrik yang dihasilkan tenaga surya berkapasitas 1.500 KWH.
1.500 KWH ini ditargetkan dapat memenuhi kebutuhan penerangan dirumah-rumah warga yang berjumlah 225 kepala keluarga, namun karena keterbatasan dan jauhnya jarak tepat berdirinya panel tenaga surya dengan rumah warga yang mencapai 8 kilometer membuat penerangan hanya dapat dinikmati 101 kepala keluarga, masjid dan balai desa saja.
Desa terdekat dengan Desa Sinar Pagi yaitu Desa Lubuk Resam yang berbatasan dengan kawasan Taman Buru Semidang Bukit Kabu.
Sementara itu, Desa Skalak memanfaatkan penerangan desa hanya dengan mesin Genset. Sedangkan Desa Giri Mulyo saat ini dlam tahap proses penanaman tiang-tiang listrik dan di pastikan akhir tahun ini dapat teraliri listrik PLN. Tetapi untuk Desa Batu Balai diketahu masuk dalam wilayah kerja PLN Rayon Manna Kabupaten Bengkulu Selatan.
"Tiga desa masuk wilayah kerja PLN Rayon Tais sedangkan satu desa itu masuk wilayah kerja PLN Rayon Manna, telah dilakukan survei oleh pihak UPK Lisdes Satker Bengkulu di tiga desa tersebut, satu desa yaitu Desa Giri Nanto dalam proses penanaman tiang dan dipastikan tahun ini teraliri listrik. Dua desa yaitu Sinar Pagi dan Skalak belum bisa karena terkendala jalan yang tidak bisa dilintasi mobil," jelas Manager PLN Rayon Tais Saffrudin, seperti dikutip
Kantor Berita RMOLBengkulu, Jumat (29/9).
[wah]