Berita

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo/Net

Olahraga

Kocek Marcus/Kevin Kian Tebal

Tembus Peringkat Satu Dunia
JUMAT, 29 SEPTEMBER 2017 | 09:46 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF), kemarin merilis daf­tar ranking terbaru. Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo kembali ke takhta peringkat satu dunia. Kantong mereka pun dilaporkan kian tebal. Sebelumnya, Marcus/Kevin be­rada di peringkat dua. Keduanya berhasil menggeser rival uta­manya dari Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen.

Marcus/Kevin naik kelas menjadi runner-up di turnamen Korea Open Super Series 2017 dan juara di turnamen Jepang Open Super Series 2017. Di final Korea Open, Marcus/Kevin dikalahkan Mathias Boe/Carsten Mogensen. Kekalahan ini ber­hasil dibalas Marcus/Kevin di semifinal Jepang Open dan kemudian melangkah menjadi juara.

Marcus/Kevin juga pernah bertengger di peringkat satu dunia sejak pertengahan Maret 2017 hingga pertengahan Juni 2017. Prestasi tersebut dicapai setelah menjuarai tiga turnamen kelas super series/super series premier secara beruntun yaitu All England 2017, India Open dan Malaysia Open. Sayang, di Singapore Open, Marcus/Kevin dikalahkan Boe/Mogensen di babak final.


Tapi perlu dicatat pula, raihan tak kalah mentereng pun telah dikemas ganda Pelatnas besutan pelatih Herry Iman Pierngadi ini sepanjang 2016 lalu. Tercatat, tiga gelar level Super Series dan sebuah trofi level Grand Prix Gold juga mampu dike­mas Kevin/Marcus pada tahun 2016.

Alhasil, dengan koleksi juara itu pundi-pundi dari Kevin/Marcus pun kian tebal, buah dari kucuran prize money yang diterima keduanya. Jika ditotal, rupanya jumlah prize money yang telah mereka kum­pulkan selama 2016 hingga akhir September 2017, menjadi sebuah nominal nilai yang cu­kup fantastis, yakni tak kurang dari Rp 1,75 miliar.

Angka tersebut, tidak ter­masuk sejumlah bonus yang mereka terima dari PBSI, klub serta sponsor. Khusus Kevin, masih ada juga prize money hasil juara Indonesian Masters Grand Prix Gold 2016 bersama Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira se­nilai 4740 dolar AS atau Rp 64 juta.

Performa Marcus/Kevin sem­pat menurun karena cedera bahu Kevin. Mereka pun harus kalah di babak pertama di tur­namen Indonesia Open Super Series Premier 2017. Peringkat Marcus/Kevin sempat tergusur ke posisi tiga dunia.

Keduanya kembali ke track untuk menjadi raja di sektor ganda putra. Beberapa turna­men kelas SS/SSP yang ditutup dengan Super Series Final 2017 di Dubai menjadi target Marcus/ Kevin ke depannya. ***

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

Giliran Bendahara KONI Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 26 Februari 2026 | 15:40

Ketua BEM UGM Dituduh LGBT Hingga Sering Nyewa LC

Sabtu, 21 Februari 2026 | 03:25

UPDATE

Harga Emas Meroket di Tengah Perang Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 08:14

Bareskrim Tangkap Kurir Bandar Narkoba Koh Erwin di Riau

Senin, 02 Maret 2026 | 08:02

Serangan Balasan Iran Guncang Pasar Global, Futures Wall Street Anjlok

Senin, 02 Maret 2026 | 07:46

Dampak Perang Iran Meluas, UEA Hentikan Perdagangan Saham

Senin, 02 Maret 2026 | 07:32

Pengasuh asal Filipina Tewas Dihantam Rudal Iran di Israel

Senin, 02 Maret 2026 | 07:18

UEA Tutup Kedutaan di Teheran Usai Digempur Rudal Iran

Senin, 02 Maret 2026 | 07:04

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Polisi Terbitkan Dua DPO dalam Kasus Peredaran Narkoba di Bima

Senin, 02 Maret 2026 | 06:45

Telkom Solution Raih Penghargaan Atas Pengelolaan Komunikasi Bisnis

Senin, 02 Maret 2026 | 06:29

Indonesia Seharusnya Punya Naluri Anti-Kolonialisme dan Imperialisme

Senin, 02 Maret 2026 | 05:51

Selengkapnya