Berita

Dedi Mulyadi/RMOL

Nusantara

PILKADA JABAR

Dedi Mulyadi: Yang Minta "Mahar" Ngaku Orang Dekat Petinggi Golkar

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2017 | 09:50 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

. Bupati Purwakarta sekaligus bakal Calon Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengaku sempat ditelepon hingga tiga kali oleh oknum yang mengaku dekat dengan petinggi Partai Golkar untuk meminta uang Rp 10 miliar agar mendapat rekomendasi di Pilkada Jabar 2018.

"Awalnya saya kira cuma becanda, saya enggak terlalu tanggapin sampai tiga kali telepon dan sempat juga dia SMS," kata Kang Dedi sapaan akrab ketua DPD Golkar Jabar itu di acara Rakornis DPP Partai Golkar di Jakarta, (29/9).

Dalam perjalanannya, Kang Dedi menjelaskan proses politik di Jabar pasca dirinya dihubungi oleh oknum itu menjadi serius, terlebih keluarnya surat rekomendasi palsu bertandatangan Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto yang tidak merekomendasikan dirinya.


"Ya kira-kira habis orang itu telepon keluarlah surat itu, saya juga sudah kroscek ke DPP dan karena saya lihat proses angin politik disini enggak benar makanya saya bereaksi," ujarnya.

Secara personal, lanjut Kang Dedi, dia memang mengaku kenal dengan orang yang meminta uang tersebut, namun orang itu bukan pengurus partai baik di DPP maupun DPD.

"Cuma mengaku kenal dengan petinggi Golkar dan pengambil keputusan di Golkar, itu pun saya juga dikenalkan" tukasnya. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya