Berita

Jaya Suprana

Ayo, Nonton Bareng Wayang NKRI!

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2017 | 08:37 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

JANGAN lupa, Jumat malam hari tanggal 29 Septemer 2017 pukul 19.30 WIB berduyun-duyun datang ke pelataran Taman Fatahillah Kota Tua Jakarta yang kaya perbendaharaan peninggalan bersejarah untuk nonton bareng pergelaran akbar bersejarah WAYANG NKRI menampilkan lelakon "Parikesit Jumenengan Nata".

Wayang NKRI merupakan gagasan revolusioner perdana di marcapada mensinergikan 11 jenis wayang dari ratusan jenis wayang yang hadir di persada Nusantara mulai dari wayang beber, wayang jemblung, wayang golek, wayang kulit Solo, Yogya, Cirebon, Jawa Timur, Bali, Banjar, Palembang sampai ke wayang orang, ditampilkan oleh para tokoh seniman wayang terkemukan yang mayoritas terdiri dari justru generasi muda.

WAYANG NKRI merupakan ikrar ketekadan bulat semangat para seniman wayang generasi muda Indonesia untuk gigih melestarikan serta menumbuh-kembangkan wayang senada dan seirama dengan perkembangan jaman demi menjunjung tinggi seni pergelaran wayang yang telah diakui UNESCO sebagai warisan kebudayaan mahakarya Indonesia bagi peradaban umat manusia di planet bumi.


World Premiere Wayang NKRI diselenggarakan oleh TNI dalam rangka mendirgahayu 72 tahun TNI memanunggalkan diri dengan rakyat Indonesia.

TNI sengaja memilih lokasi pergelaran di kawasan situs bersejarah Kota Tua Jakarta demi menggaris bawahi sukma adiluhur sejarah kebudayaan Nusantara dan semangat Bhinneka Tunggal Ika yang terkandung di dalam pergelaran WAYANG NKRI.

Gladi resik telah seksama ditatalaksanakan pada hari Kamis malam 28 September 2017, di pelataran Taman Fatahillah disaksikan oleh masyarakat luas termasuk para turis mancanegara yang berdecak kagum atas prakarsa pergelaran WAYANG NKRI sebagai sebuah pergelaran seni teater yang memang tiada dua di planet bumi ini.

Bahkan pada saat pergelaran Wayang NKRI 29 September 2017, TNI juga mempersembahkan mahakarya seni kuliner tradisional dari berbagai daerah Nusantara yang disajikan puluhan kereta warung secara cuma-cuma bagi masyarakat yang tidak mau ketinggalan menyaksikan pergelaran perdana dunia alias World Premiere pergelaran WAYANG NKRI yang baru pertama kali dalam sejarah peradaban umat manusia di Kota Tua Jakarta.

Selamat nonton bareng menyaksikan pergelaran akbar bersejarah WAYANG NKRI dengan lelakon "Parikesit Jumenengan Nata" Jumat malam hari mulai pukul 19.30 WIB di pelataran Taman Fatahillah, Kota Tua Jakarta. [***]

Penulis adalah budayawan penggagas Wayang NKRI

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

KPK Amankan "Surat Tekanan" dari Rumah Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Kamis, 16 April 2026 | 18:15

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masuk Sidang Terbuka Akhir April

Kamis, 16 April 2026 | 18:09

Emil Dardak Prihatin Tiga Kepala Daerah Jatim Kena OTT KPK

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Pimpinan Ombudsman: Kasus Hery Susanto Terjadi Sebelum Menjabat

Kamis, 16 April 2026 | 18:00

Erick Thohir Bawa Kemenpora Tembus Top 5 Kementerian Kinerja Terbaik

Kamis, 16 April 2026 | 17:40

Puspen TNI Pastikan Sidang Kasus Andrie Yunus Terbuka

Kamis, 16 April 2026 | 17:37

BNPB Catat 23 Bencana dalam Dua Hari

Kamis, 16 April 2026 | 17:28

Fokus pada Inovasi dan Kesejahteraan, Bupati Mimika Raih KWP Award 2026

Kamis, 16 April 2026 | 17:22

Sudewo Ngaku Kangen Warga Pati

Kamis, 16 April 2026 | 17:17

Selengkapnya