Berita

Nusantara

Penambahan Kebun Raya Untuk Selamatkan Ragam Hayati

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2017 | 08:22 WIB | LAPORAN:

Kondisi kebun raya di Indonesia yang makin terbatas lahannya perlu diantisipasi pemerintah. Pasalnya, keberadaan kebun raya sangat penting untuk menyelamatkan aneka ragam hayati. Sebanyak 30 kebun raya yang ada di Indonesia saat ini masih dirasa kurang.

"Untuk Indonesia yang memiliki wilayah sangat luas dan aneka ragam hayati, 30 kebun raya sangat kurang. Harusnya minimal 47 kebun raya untuk menampung beragam hayati," kata Sudjati Budi Susetiyo, conservation expert Yayasan Kebun Raya Indonesia kepada redaksi, Jumat (29/9).

Menurutnya, agar ragam hayati di daerah bisa diselamatkan, pemerintah provinsi, kabupaten/kota perlu membuat kebun raya. Tidak perlu lahan yang luas, kebun raya mini pun bisa.


"Kami sudah berupaya agar masing-masing daerah punya. Di daerah masih luas lahannya," ujar Sudjati.

Sayangnya, masih banyak kepala daerah yang belum berpikir tentang pentingnya kebun raya. Padahal, dengan adanya kebun raya juga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Kesadaran gubernur, bupati/wali kota masih minim. Untuk bangun kebun raya mereka masih melihat untung rugi. Secara bisnis, kebun raya tidak akan mendapatkan keuntungan namun dia sangat penting untuk kepentingan ilmu pengetahuan. Contohnya Kebun Raya Bogor, banyak mahasiswa yang mendapatkan gelar S1, S2, S3 dengan mempelajari tanaman di kebun tersebut," demikian Sudjati. [wah] 

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya