Berita

Menaker: Bursa Kerja Di Lingkungan Kampus Permudah Mahasiswa Masuk Dunia Kerja

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 | 19:49 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri meresmikan bursa kerja dan pusat pengembangan karir Universitas Simalungun (USI), Kamis (28/9). Hadirnya bursa kerja di lingkungan kampus bertujuan lulusan perguruan tinggi semakin mudah terserap pasar kerja.

"Bursa kerja ini merupakan fasilitas yang sangat bagus bagi mahasiswa. Diharapkan mereka akan terbantu dalam memasuki dunia kerja setelah lulus," kata Menaker.

Menurut Menaker, banyak hal tidak diajarkan di perguruan tinggi kaitannya dengan mencari pekerjaan. Misal, bagaimana cara menghadapi wawancara dengan HRD.


Menaker menambahkan, adanya bursa kerja akan mempermudah lulusan perguruan tinggi mendapat informasi mengenai jenis pekerjaan yang sedang dibutuhkan pasar, industri yang sedang tumbuh, industri yang sedang turun dan dimana mereka dapat menperoleh pekerjaan.

"Kemnaker mendukung eksistensi bursa kerja. Diantaranya, melakukan pembinaan bursa karir, termasuk yang ada di perguruan tinggi. Selain itu, juga membantu menghubungkan dunia industri dengan perguruan tinggi," katanya.

Dijelaskan Menaker Hanif, Kemnaker aktif melakukan bimbingan dan konsultasi bagi bursa kerja, Kemnaker juga sudah mulai memperkenalkan perihal hubungan industrial kepada para pencari kerja.

"Hubungan industrial merupakan perihal yang perlu diketahui oleh para pencari kerja, sehingga saat mereka memasuki dunia kerja mereka sudah paham mengenai hak dan kewajibannya," katanya.

Senada dengan Menaker Hanif, Rektor Universitas Simalungun Prof. Dr. Marihot Manullang juga menegaskan pentingnya bursa kerja dan pusat pengembangan karir di lingkungan kampus.

Kata Marihot, pusat pengembangan karir memiliki makna yang sangat penting bagi USI, yaitu lulusannya akan lebih mudah masuk ke dunia kerja.

Marihot menjelaskan, fungsi utama Bursa Kerja dan  Pusat Pengembangan Karir USI adalah menyediakan layanan konsultasi dan bimbingan karir bagi mahasiswa USI sebelum memasuki dunia kerja.

"Perlu adanya upaya membekali mahasiswa seperti melatih  meningkatkan kreatifitas karirnya, termasuk meningkatkan komptensi lulusan USI sehingga sesuai dengan kebutuhan dunia kerja," katanya. [wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya