Berita

Walt Disney/net

Bisnis

7 Pelajaran Cara Berbisnis Walt Disney Yang Perlu Diikuti

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 | 16:58 WIB

PENASARAN dengan cara berbisnis Walt Disney yang kini menjadi perusahaan multinasional? Nyatanya setiap orang memiliki pengalamannya masing-masing dalam berbisnis.

Kabar baik bagi Anda adalah sudah banyak contoh yang bisa Anda pelajari. Dengan demikian, Anda bisa meraih usaha sukses lebih cepat dengan tips sukses tersebut.

The Walt Disney Company: It All Started With One Man’s Dream


Tahukah Anda The Walt Disney Company kini merupakan sebuah perusahaan multinasional yang distimasikan senilai US$ 45.429 miliar (Rp 604.205,7 triliun). Perusahaan ini juga merupakan salah satu perusahaan paling dikenal sepanjang sejarah.

Dengan visinya untuk selalu membentuk masa kanak-kanak dan budaya pop di dunia, perusahaan ini dimulai dari mimpi seorang Walter Elias Disney atau lebih dikenal dengan Walt Disney.

Melalui kesuksesannya yang melimpah, Walt membuktikan bahwa tidak dibutuhkan pendidikan dan keadaan yang mendukung untuk menjadi sukses.  Walt meraih mimpinya dengan menjadi salah satu pionir dalam industri animasi hingga produser film.

Sebagai produser film, Walt Disney berhasil memegang rekor penghargaan Academy Award terbanyak yaitu 22 Oscars dari 59 nominasi.  Walt juga dianugerahi dua Golden Globe Special Achievement Awards dan sebuah Emmy Award.

Walt memulai bisnisnya dengan membuka Disney Brother Studios bersama saudara lelakinya, Roy, dan mulai mengembangkan karakter tercinta Mickey Mouse pada 1928.

Dari sana, Walt terus mengembangkan perusahaan animasi ini hingga menjadi salah satu perusahaan terbesar yang kerap membahagiakan masa kecil anak-anak.

Nah, setelah melihat sekilas mengenai kesuksesan Walt Disney, penasarankah Anda dengan kunci suksesnya? Jika iya, mari kita melihat 7 pelajaran cara berbisnis dsri Walt Disney yang perlu diikuti semua wirausaha sukses.

#1 Anda Harus Menjadi Salesman

"I’d say it’s been my biggest problem all my life… it’s money. It takes a lot of money to make these dreams come true." (Saya ingin berkata bahwa masalah terbesar dalam hidup saya adalah uang. Butuh banyak uang untuk membuat mimpi menjadi nyata) - Walt Disney

Meskipun kerap dianggap sebagai pekerjaan yang kurang baik, pelajaran menjual merupakan suatu ilmu paling utama dalam meraih kesuksesan menurut Walt.

Menurut Walt, mimpi membutuhkan uang dan Anda harus menjual untuk memperoleh uang. Dengan cara meyakinkan orang untuk membeli, Walt bisa merealisasikan mimpi-mimpinya hingga berkembang sebesar itu.

Untuk membiayai taman bermain Disneyland, Walt membujuk studio televise untuk mendanai pembangunan taman bermain sebagai upah dari Disney Programming. Sttt, rahasianya adalah Disney Programming juga dimanfaatkan Walt sebagai sarana untuk mempromosikan Disneyland.

Hal ini menjadi salah satu media kampanye paling sukses dan berhasil membantu Disneyland menjadi seperti sekarang ini.

#2 Kepemimpinan Itu Penting

Kunci kepemimpinan dari Walt Disney merupakan kemampuannya dalam menyampaikan cerita. Dengan kemampuan inilah, Walt tidak pernah memerintah karyawannya sekalipun, namun ia selalu membujuk mereka dengan inspirasi.

Dengan cara inilah, Walt meyakinkan pekerjanya bahwa mereka adalah bagian penting dalam sebuah proyek dan hasilnya adalah pekerjanya memberikan yang terbaik bagi Walt.

Walt menekankan bahwa penting untuk selalu jelas dalam visualisasi dan ekspektasi, serta bahwa kepemimpinan itu akan menjadi inspirasi dan inovasi serta fokus untuk mencapai kesuksesan.

#3 Senantiasa Berkembang

"Whenever I go on a ride, I’m always thinking of what’s wrong with the thing and how it can be improved" (Kapanpun saya pergi, saya selalu berpikir tentang masalah yang terjadi dan bagaimana cara memperbaiki masalah tersebut) - Walt Disney

Walt percaya akan pentingnya masa depan. Ia menolak untuk berhenti saat animasinya menjadi sukses (sebagai contoh: Cinderella, Alice in Wonderland and Fantasia).

Alih-alih, Walt malah mencari bisnis baru yaitu membuat taman bermain. Ia juga disebut-sebut kerap mengelilingi taman bermain kesayangannya dan mencoba seluruh atraksinya untuk melihat apakah ada yang salah atau yang bisa dikembangkan menjadi lebih baik lagi.

Banyak rekan kerjanya mengatakan bahwa Walt tidak pernah puas dan selalu menginginkan lebih.

#4 Mengembangkan Toleransi Terhadap Risiko

Walt merupakan seorang pengambil risiko.  Terbukti dengan kondisi The Walt Disney Company yang beberapa kali berada di ujung tanduk antara bukit kesuksesan dan lembah kegagalan.

Walt bahkan rela menggadaikan barang pribadinya demi mengembangkan perusahaan ini. Ia telah menjadi penjudi terbesar dalam sejarah Amerika pada tahun 1955.  Seluruh keluarganya, termasuk rekan kerjanya, memohon agar Walt menyerah. Namun, sekali Walt memutuskan, ia tidak pernah mau menyerah.

Apa yang semula tampak mustahil menjadi kenyataan karena kerja kerasnya, dan sikapnya yang selalu siap menanggung risiko keputusannya.  Kini, seluruh kenekatan Walt terbayarkan dengan penghasilan The Walt Disney Company setiap harinya.

#5 Mengubah Sikap dalam Menghadapi Kegagalan

"All the adversity I’ve had in my life, all my troubles and obstacles, have strengthened me… You may not realize it when it happens, but a kick in the teeth may be the best thing in the world for you." (Semua kesengsaraan dalam hidup saya, semua masalah dan rintangan yang memperkuat saya. Mungkin Anda tidak menyadari bahwa hal itu tidak terjadi, tetapi ditolak seseorang adalah hal terbaik di dunia ini untuk Anda) - Walt Disney

Siapa bilang Walt Disney tidak pernah gagal? Ia gagal berulang kali hingga pernah kehilangan seluruh miliknya, termasuk studio, peralatan, animator, bahkan karyanya. Namun, ia memilih untuk bangkit dari kegagalan dan memilih untuk memulai baru. Setelah kehilangan Oswald, karakter awalnya, Walt mendapat ide baru dan mulai mengembangkan Mickey Mouse.

#6 Percaya pada Diri Sendiri

Sebuah keunikan dalam kerja sama Walt dan Roy, saudara lelaki sekaligus rekan kerjanya yaitu Walt selalu menyampaikan ide gilanya dan Roy akan berusaha menghentikannya.  

Namun, dengan kegigihan Walt, akhirnya Roy terpaksa mendanai ide gila tersebut. Hal ini terus terjadi berulang-ulang hingga Walt akhirnya mencapai kesuksesan.

Meski selalu dibilang ide gila yang mustahil dan tidak mungkin terjadi, Walt selalu memilih untuk percaya pada dirinya sendiri ketimbang orang lain. Dengan sikap inilah, kini taman bermain Disneyland sudah tersebar di seluruh dunia

Menurut Walt, kemustahilan hanya ada di pikiran orang dengan pola pikir sempit. Agar bisa sukses, Anda harus percaya pada diri sendiri sepenuhnya dan tidak mudah tergoyahkan oleh apa kata orang di luar.

#7 Pantang Menyerah

Mary Poppins merupakan sebuah film terbaik pada masanya, dan membutuhkan 16 tahun untuk memperoleh hak ciptanya. Walt juga mengalami 302 penolakan dalam pencarian sponsor taman bermain Disneyland hingga akhirnya mendapatkan persetujuan dari sebuah studio televise.

Tetapi kerap kali yang membedakan orang yang sukses dan gagal adalah sifatnya yang pantang menyerah. Seseorang yang langsung menyerah saat menghadapi kegagalan kecil tidak akan pernah sukses, dan berlaku pula sebaliknya.

Percayalah bahwa kerja keras selalu terbayarkan. Saat ditanya apa yang menjadi kunci kesuksesannya, Walt mengungkapkan bahwa, "I dream, I test my dreams against my beliefs, I dare to take risks, and I execute my vision to make those dreams come true."

Kunci sukses itu tetap berlaku hingga kini. Lalu, jika Walt yang tidak memiliki keluarga dan latar belakang yang baik bisa melakukannya, mengapa Anda tidak?

Kami Yakin Anda Bisa. Setelah melihat pengalaman Walt Disney, seseorang dari keluarga yang tidak berada dan latar belakang pendidikannya rendah apakah Anda masih ragu untuk meraih kesuksesan?

Kami yakin, dengan seluruh keadaan dan kepunyaan Anda, baik secara fisik, materi, dan moril, Anda juga bisa mencapai kesuksesan dengan menerapkan 7 tipas sukses ala Walt Disney.

Percayalah bahwa setiap kerja keras selalu membuahkan hasil, dan kegagalan hanyalah sekedar kerikil-kerikil yang meramaikan perjalanan Anda mencapai kesuksesan. Sekali lagi katakan kepada diri sendiri, "Saya Pasti Bisa!”

Melvin Mumpuni, CFP, QWP
www.Finansialku.com

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya