Berita

Foto/Net

Bisnis

Pertagas Perluas Pasar Konsumen Di Dumai Dan Jatim

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 | 15:29 WIB | LAPORAN:

. Upaya mendorong penyaluran gas langsung ke konsumen industri akhir saat ini menjadi target PT Pertagas Niaga (PTGN). Bekerjasama dengan induk perusahaannya, PT Pertamina Gas, PTGN menggelar gathering konsumen untuk merangkul calon konsumen industri potensial di Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut, PTGN dan Pertagas menjanjikan sanggup menyediakan infrastruktur dan jaminan suplai gas yang dapat diandalkan bagi kelangsungan industri Jatim.

President Director Pertagas Suko Hartono dan President Director Pertagas Niaga Linda Sunarti menjadi narasumber dalam acara yang dihadiri oleh sekitar 30 pelaku industri Jatim.


"Sinergi Pertagas dan PTGN ini menawarkan harga gas yang lebih diterima pasar dan term perjanjian yang lebih fleksibel untuk konsumen," jelas Linda dalam keterangan tertulis, Kamis (28/9).

Adanya rencana pasokan gas dari beberapa KKKS juga menjadi jaminan suplai kepada konsumen.

Di ujung acara, konsumen langsung berdiskusi one on one antara tim komersial PTGN dan Pertagas dan diakhiri dengan penandatanganan key terms.

Salah satu industri yang menandatangani perjanjian jual beli gas adalah Maspion 1 untuk mendapatkan suplai gas bagi plant-nya yang berada di Sidoarjo dan Maspion 4 untuk plantnya di Gresik serta PT Hanil Jaya Steel, sebuah industri baja di kawasan Waru, Sidoarjo.

"Dual suplai, tekanan gas dan adanya kepastian pasokan menjadi kunci penting untuk industri di Jawa timur. Semoga kerjasama kami dengan PTGN berjalan lancar," tutur Presiden Direktur Maspion Group Alim Markus.

Sebelumnya, PTGN juga mengadakan acara serupa di Dumai pada 22 Agustus. Industri Dumai saat ini rata-rata masih menggunakan cangkang, batu bara dan solar untuk memenuhi kebu­tuhan energinya. Untuk itu, PTGN dan Pertagas mem­perkenalkan rencana penyaluran suplai gas sebagai sumber energi yang lebih bersih, efisien dan dapat diandalkan.

Rencananya Pertagas akan menyuplai gas dengan pipa transmisi Duri Dumai sepanjang 67 km dengan kapasitas 268 MMSCFD dari KKKS di lapangan gas bumi di wilayah Sumatera Selatan. Targetnya, jaringan gas pipa ini akan rampung pada kuartal kedua tahun 2018. [rus/***]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya