Berita

Nusantara

Mayoritas Warga Kota Bekasi Masih Menginginkan Petahana

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2017 | 14:30 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pasangan petahana Rahmat Effendi dan Ahmad Syaikhu masih diinginkan mayoritas warga pada Pilkada Kota Bekasi 2018.

Survei terbaru yang dilakukan Media Survei Nasional (Median), Rahmat dan Syaikhu memiliki elektabilitas teratas mengungguli kandidat lain.

Direktur Median, Rico Marbun menjelaskan ketika ditanyakan kepada responden terkait siapakah yang akan dipilih sebagai Walikota Bekasi jika Pilkada dilakukan hari ini, ternyata sebanyak 27,3 persen memilih Rahmat dan 23,3 persen memilih Syaikhu.


Dua tokoh itu disusul, Lucky Hakim (10,4 persen); Anggarawira (8,7 persen); Syumyati  Muchtar (3,4 persen); H. Solihin (2,1 persen); Siti Aisyah (1,9 persen); Anim Imaddudin (1,1 persen); Sutriyono (1,0 persen); Heri Kuswara (0,9 persen); dan Nursupriyanto (0,5 persen).

"Yang belum menentukan pilihan sebanyak 19,6 persen," kata Rico dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (28/9).

Elektabilitas Rahmat dan Syaikhu yang berada di atas kandidat lain mengindikasikan kedua tokoh ini masih diharapkan kebanyakan warga untuk memimpin Kota Bekasi. Hal itu terbukti, berdasarkan pertanyaan yang diajukan kepada responden, terkait siapakah pasangan yang paling layak memimpin Kota Bekasi.

"Dalam survei kami tanyakan, siapakah pasangan tokoh yang dianggap paling layak memimpin Kota Bekasi? Sebanyak 42,8 persen memilih pasangan Rahmat Effendi-Ahmad Syaikhu, sedangkan Pasangan Ahmad Syaikhu-Rahmat Effendi dipilih sebesar 12,8 persen, Lucky Hakim-Sumiyati Muchtar 8,8 persen, Anggawira-Heri Koswara 7,9 persen, dan Ahmad Syaikhu-Anim Imammudin 4,3 persen," ujar Rico.

Menurutnya, masih tingginya elektabilitas pasangan Rahmat-Syaikhu itu tidak terlepas dari tingginya tingkat kepuasan warga Kota Bekasi terhadap kinerja petahana.

"Berdasarkan survei, tingkat kepuasan terhadap kinerja Rahmat Effendi selaku Walikota sebesar 51,8 persen, sedangkan kepuasan publik terhadap kinerja Ahmad Syaikhu selaku Wakil Walikota sebesar 50,8 persen," ungkap Rico.

Survei ini dilakukan pada 12 hingga 18 September 2017 dengan mengambil sampel sebanyak 400 warga Kota Bekasi yang telah memiliki hak pilih, melalui teknik multistage random sampling. Survei memiliki margin of error sebesar 5 perseb pada tingkat kepercayaan 95 persen, dan quality control 20 persen dari sampel yang ada. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya