Pemerintah pusat telah berkomitmen akan membangun industri pengolahan jagung di Bengkulu jika target swasembada jagung di Bengkulu Selatan terpenuhi.
Untuk itu, Wakil Bupati (Wabup) Bengkulu Selatan, Gusnan Mulyadi menyerukan kepada warga untuk bisa merealisasikan target swasembada jagung tersebut.
"Pemerintah pusat sudah mempunyai anggaran Rp 100 miliar untuk membangun pabrik ini. Untuk itu, program swasembada jagung perlu direalisasikan, sebab tiket untuk membangun pabrik dilihat dari intensitas dan kualitas produksi yang dihasilkan petani," tegasnya seperti dikutip RMOLBengkulu, Selasa (26/9).
Pemerintah pusat ingin membangun industri pengolahan jagung lantaran Kabupaten Bengkulu Selatan memiliki banyak potensi dalam sektor pertanian. Pembangunan pabrik diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis ekonomi kerakyatan yang sejalan dengan program Nawacita Jokowi-JK.
"Peluang itu harus diapresiasi dengan cara menjadikan petani mandiri. Sehingga agenda pembangunan itu benar-benar terwujud agar perekonomian daerah ini kian berkembang," ujarnya.
Untuk menunjang pembangunan industri pengolahan jagung itu, maka pemerintah daerah perlu bersinergi dengan berbagai pihak, di antaranya petani, koperasi dan swasta.
Pemerintah pusat, melalui Kementerian Pertanian RI memberi kuota penanaman 10.000 hektare lahan jagung di Bengkulu Selatan melalui pemanfaatan lahan kosong dan integrasi lahan. Komoditi jagung dikembangkan sebagai salah satu upaya mewujudkan kemandirian pangan nasional.
"Kami akan terus memberikan motivasi kepada para petani agar dapat meningkatkan mutu dan kualitas jagung yang dihasilkan," katanya.
Berdasarkan terakhir Badan Pusat Statistik (BPS) Bengkulu Selatan tahun 2016, produksi jagung di Bengkulu Selatan mencapai 17 ribu ton per tahun dengan luas lahan penanaman 3,3 ribu hektare. Sementara di tahun 2018 pemerintah menargetkan penanaman di lahan seluas 10 ribu hektare dengan target produksi mencapai 300 ribu ton jagung per tahun.
"Dengan adanya pabrik itu nantinya, maka dapat memberikan nilai tambah bagi jagung. Bengkulu Selatan tidak hanya menghasilkan jagung tongkol, melainkan produk olahan jagung lainnya," tegas Gusnan.
[ian]