Berita

Natalius Pigai/Net

Nusantara

Dugaan Korupsi Beasiswa Di Papua Bisa Dihentikan Sementara

SELASA, 26 SEPTEMBER 2017 | 01:07 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kasus dugaan korupsi penggunaan anggaran pendidikan berupa beasiswa untuk mahasiswa Papua pada tahun anggaran 2016 bisa dihentikan sementara.

Begitu kata Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai yang mengaku sudah bertemu dengan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk memperbincangkan kasus yang turut melibatkan Gubernur Papua Lukas Enembe sebagai saksi.

"Karena baru sebatas penyelidikan hanya mencari data dan fakta awal juga menyesuaikan rill di Papua, ya kemungkinan dihentikan. Tinggal tunggu SP3," kata Pigai di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Senin (25/9).


Pigai berharap penegakan hukum yang dilakukan tidak kontraproduktif sehingga memunculkan gejolak di tengah masyarakat.  Terlebih setelah Lukas dipanggil sebagai saksi oleh Bareskrim, gelombang demo besar di 6 Kota Papua terjadi.

"Pak Kapolri mempertimbangkan juga hal itu," tegasnya.

Perwakilan Massa Demo Akbar di Papua hari ini mendatangi Komnas HAM. Mereka datang untuk meminta kepada Komnas HAM untuk mendesak pemerintah menghentikan semua kriminalisasi kepada Gubernur Papua Lukas Enembe.

"Tanggal 19 kemarin kami baru saja melakukan demonstrasi akbar di 6 kota yang ada di Papua, kita meminta agar pemerintah pusat menghentikan segala bentuk kriminalisasi kepada Lukas Enembe," tegas koordinator aksi tersebut, Alberto Wanimbo saat ditemui di Komnas HAM. [ian]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya