Berita

Kemenkop Dorong Santri Lengkapi Ilmu Dengan Rintis Wirausaha

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 | 15:47 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Kemenkop dan UKM mendorong santri untuk belajar dan memulai jadi wirausaha, nantinya menjadi santri mandiri.

"Setelah lulus dari Pondok Pesantren(Ponpes), santri memiliki ilmu agama yang cukup dan menjadi wirausaha sebagai bekal hidup bermasyarakat," ujar Deputi Bidang Pengembangan SDM Kemenkop dan UKM, Prakoso BS, dalam sambutannya pada Musyawarah Besar ke IX PP IKDAR ( Ikatan Keluarga Alumni Daarul Rahman), di Gedung Islamic Center, Jakarta Utara, Sabtu (23/9).

Ikut hadir dalam acara itu Budi Mustopo, Asdep Pengembangan Kewirausahaan Kemenkop dan UKM.


"Sekarang ini, Ponpees bukan saja bertujuan untuk santri pandai mengaji saja, namun juga mengajarkan kewirausahaan untuk bekal hidup dalam bermasyarakat," kata Prakoso.

Menurut Prakoso, dengan menjadi wirausaha, maka akan dapat memecahkan salah satu permasalahan bangsa, yaitu mengurangi tingkat pengangguran sekaligus menciptakan lapangan kerja bagi diri sendiri maupun orang lain.

Prakoso menjalaskan, dalam upaya menumbuhkembangkan kewirausahaan, pemerintah melalui Kemenkop dan UKM, sedang dan akan terus melaksanakan program Gerakan Kewirausahaan Nasional (GKN) secara masif  dengan melibatkan seluruh stakeholders baik di pusat maupun daerah.

"Sejak 2012 kita terus menerus mensosialisasikan GKN ini baik di kampus, Pondok Pesantren, karang taruna dll. Tujuannya mengubah mindset dari yang semula mencari pekerjaan menjadi menciptakan lapangan kerja,dan hasilnya sudah mulai kelihatan," kata Prakoso.

Prakoso menunjuk data Sensus Ekonomi BPS 2016, dimana dengan jumlah penduduk 252 juta orang di Indonesia, terdapat wirausaha sebanyak 7,8 juta orang atau 3,1 persen dari jumlah penduduk.

Artinya, tingkat kewirausahaan Indonesia telah meningkat 1,43 persen dalam kurun waktu tiga tahun terakhir dari 1,67 persen pada 2013 menjadi 3,10 persen pada 2016.

Manfaatkan IT

Sementara itu Asdep Pengembangan Kewirausahaan Kemenkop dan UKM Budi Mustopo memgatakan, pihaknya siap membantu Ponpes dalam menyiapkan wirausaha melalui pelatihan-pelatihan.

"Kami siap melakukan sinergi dengan Pondok Pesantren untuk melatih dan menyiapkan santri sebagai wirausaha yang tangguh," katanya.

Menurut Budi, untuk menjadi wirausahawan, santri tidak perlu menunggu hingga lulus tapi harus dimulai sejak masuk Ponpes.

Merintis usaha pun harus dimulai bukan hanya diwacanakan atau di bicarakan saja. Jangan takut gagal, kembangkan jejaring, manfaatkan IT,  berani mengambil resiko, gunakan kesempatan menjadi peluang.

"Keuntungan ataupun kerugian saat usaha sudah  berjalan akan lebih berguna sebagai pembelajaran, dibandingkan usaha belum dijalankan,” pesannya.

Santri  juga diajak memanfaatkan teknologi informasi sebagai peluang usaha membanngun jejaring yang relatif mudah.

Teknologi informasi sudah terbukti memberi kesempatan membangun usaha secara efisien sekaligus memberikan keuntungan yang wajar.

“Yang penting dalam  berwirausaha hilangkan gengsi, tapi miliki optimisme yang tinggi," pesannya. [wid]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya