Berita

Foto: Dok

Bisnis

Lagi, HDII Award Digelar Untuk Apresiasi Karya Terbaik Desainer Interior

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 | 14:45 WIB | LAPORAN:

Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) kembali menggelar HDII AWARD, 5-8 Oktober 2017 di Jakarta Convention Center.

Ketua HDII Pusat, Lea Aviliani Aziz mengatakan HDII Award tahun ini akan menampilkan karya-karya terbaik dari para desainer baru atau second generation dari seluruh Indonesia.

"Tahun ini kami ingin lebih membuat suatu ajang penghargaan desainer interior yang lebih baik dengan memunculkan wajah baru desainer dari seluruh indonesia yang tentunya memiliki kualitas desain yang tidak kalah dengan para pendahulunya," ujar Lea di Jakarta (25/9).


Adapun tujuan dari kegiatan ini untuk menjaga kualitas produk interior dalam negeri serta meningkatkan daya saing para desainer interior lokal dalam era MEA sekarang.

"Tujuannya tentu untuk menjaga kontinuitas kualitas para desainer interior di Indonesia.Terlebih dengan tantangan kedepan dimana era MEA sudah dibuka, harapan kami daya saing para desainer interior di indonesia tidak kalah hebat dengan negara ASEAN lainnya," imbuh Lea.

Senada dengan Lea, Ketua Panitia HDII Award 2017, Muhammad Egha menjelaskan, HDII telah menerapkan sistem modern yang memudahkan calon peserta dalam mengikuti kompetisi ini dengan cara mengapload karya mereka ke www.hdiiaward.com. paling lambat tanggal 30 September 2017 pukul 00.00.

"Sistem yang kami sediakan berupa upload via online. Sehingga memudahkan calon peserta untuk ikut berpartisipasi serta memberikan peluang munculnya wajah baru dari daerah lainnya yang selama ini jarang terekspose," jelas Egha.

Lebih lanjut Egha menyebutkan beberapa kategori yang akan diikutsertakan dalam kompetisi ini antaralain, Kategori Hunian/Residensial, Kategori Tempat kerja/Working Space, Kategori Komersil/Retail, Kategori Restaurant, Lounge and Bars,Kategori Hospitality, Kategori Tempat Publik /Public Space.

"Kemudian, kami juga memberikan Penghargaan Apresiasi bagi karya Proyek Interior Un-Built yang masih dalam tahap Ide/Konsep. Penghargaan ini bertujuan untuk mengapresiasi Desainer Interior dari Ide Visioner yang mungkin belum berhasil terealisasi karena faktor realitas non-teknis," kata Egha.

Dan untuk tim penilai, Egha menyebutkan pihaknya telah menunjuk  beberapa orang dengan kompetensi di bidang interior desain dengan latar belakang berbeda dari dalam dan luar negeri. Seperti, Managing Director of Portfolio Desain Partnership (Shanghai), Robert Su; editor in Chief CASA, Miranti M Lemy Djohan; Suzy Anneta selaku founder & Editor Chief Design Anthology (Media Desain Asia), Ketua APSDA (Asia-Pacific Space Designers Alliance), Chris Yap dan Rudy Dodo selaku pengurus HDII Pusat dan pemilik dari Trivium Design Group.

"Melalui ajang ini kita menantang desainer interior dari kalangan profesional untuk menampilkan desain terbaiknya, dan diharapkan kedepannya Indonesia akan mencetak lebih banyak desainer interior yang karyanya diakui dunia," pungkas Egha.[wid]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya