Berita

Politik

OTT KPK Bukti Kepala Daerah Langgar Pakta Integritas

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 | 10:17 WIB | LAPORAN:

. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan maraknya operasi tangkap tangan (OTT) oleh KPK terhadap kepala daerah merupakan bukti sang kepala daerah tidak mematuhi sumpah jabatan.

"Sumpah janji, jabatan dan pakta integritas itu sudah ada, tetapi tidak dipatuhi," ujar Tjahyo di sela-sela rapat di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (25/9).

Tjahjo menyebut bahwa ada arahan dari Presiden Joko Widodo untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, efisien dan taat kepada hukum untuk mempercepat reformasi birokrasi.


Dia mengaku selalu memberikan peringatan kepada seluruh bawahannya di derah-daerah untuk menjungjung pakta integritas dan menjaga diri dari godaan korupsi dan penyimpangan wewenang jabatan.

"Saya selalu mengingatkan kepada seluruh pejabat negara soal daerah rawan korupsi terutama perencanaan anggaran, retribusi dan pajak, belanja barang dan jasa serta terakhir itu jual beli jabatan," jelasnya.

Bahkan, lanjut Tjahjo, saat ini pemerintah untuk meminimalisir transaksi korupsi dengan menggunakan e-government.

"e-government itu sudah dicanangkan sejak awal, mulai budgetting sampai perizinan sudah ada e-permit tetapi masih saja dilanggar," sesal politisi PDIP ini.

Satu bulan terakhir KPK melakukan OTT sebanyak empat kali. Di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara; Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan; Kota Batu, Jawa Timur; dan terakhir di wilayah Banten. [rus]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya