Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

UMKM Harus Dirangkul Untuk Kemajuan Infrastruktur DKI

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 | 08:30 WIB | LAPORAN:

Pembangunan infrastruktur ke depan harus menggandeng Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dalam pembangunan.

"Permasalahan pembangunan di Kota Jakarta memang sangat kompleks, apalagi posisinya sebagai Ibukota. Pembangunannya menjadi sorotan, forum ini nantinya akan mewadahi masukan-masukan untuk pembangunan yang lebih baik. Ke depannya UMKM harus dirangkul dalam memajukan infrastruktur Jakarta," jelas Ketua panitia pelaksana, Muhamad Alipudin tentang Forum Infrastruktur Jakarta (FIJ) di Jakarta, Senin (25/9).

Acara yang turut dihadiri wakil gubernur DKI terpilih, Sandiaga Uno sebagai keynote speaker ini memfokuskan pembahasan pembangunan infrastruktur DKI Jakarta.


FIJ yang akan diselenggarakan di Universitas Al-Azhar nantinya dibagi menjadi beberapa sesi. Sesi pertama yaitu tentang Membangun Infrastruktur Berkeadilan, sesi kedua mengenai Revitalisasi Supply Chain Pangan dalam Menyediakan Stabilitas Harga Sembako dan sesi ketiga adalah tentang Jakarta Kota MICE dan pariwisata.

"Pada Forum Infrastruktur Jakarta ini kita juga menekankan sektor pangan dan pariwisata. Kedua sektor tersebut masih menjadi masalah pembangunan bagi DKI Jakarta," imbuh Alipudin.

Menurut Alipudin, kurangnya lahan pertanian menjadi penyebab rendahnya produksi pangan di DKI Jakarta. Oleh karena itu, perlu strategi khusus untuk menangani masalah tersebut agar suplai pangan dapat terpenuhi dan harga sembako menjadi stabil. Selain itu, sektor pariwisata juga dibahas dalam Forum, hingga kini pariwisata masih sangat potensial untuk meningkatkan pendapatan daerah.

Pada kesempatan yang sama, Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia, Ahmad H. Lubis menyampaikan apresiasi FIJ.

"Kita memang butuh ruang untuk berbagi pandangan mengenai pembangunan, forum ini adalah momen yang tepat. Infrastruktur sendiri adalah sarana dan prasarana yang sangat menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, semua aspek terlibat terutama pemerintah dan swasta," sebut Ahmad.

Ahmad juga menambahkan, dalam pembangunan pemerintah berperan sebagai regulator yang membuat kebijakan sedangkan swasta berperan dari sisi penggerak perekonomian seperti penciptaan lapangan kerja.

"Keduanya perlu bersinergi dalam membangun infrastruktur ibukota. Jakarta sebagai etalase Indonesia harus mempunyai model infrastruktur yang berwawasan lingkungan dan pro difable. Bukan asal fasilitas. Jadi harus ada akselerasi," tutup Ahmad.[wid]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya