Berita

Net

Hukum

Dugaan Keterlibatan Agus Rahardjo Di Kasus KTP-El Bisa Menyandera KPK

MINGGU, 24 SEPTEMBER 2017 | 20:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Panitia Khusus Komisi Pemberantasan Korupsi kembali menjadwalkan rapat dengar pendapat (RDP) dengan pimpinan KPK, Senin besok (25/9).

RDP bertujuan mengkonfirmasi dugaan keterlibatan Ketua KPK Agus Rahardjo dalam korupsi KTP-el saat masih menjabat ketua Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

‎Anggota Pansus KPK Arteria Dahlan berharap pimpinan KPK hadir secara lengkap dan Agus Rahardjo bisa mengklarifikasi temuan pansus tersebut.


"Kalau tidak benar ya sampaikan tidak benar. Kalau temuan itu benar ya kasih penjelasan ke kita," ujarnya kepada wartawan, Minggu (24/9).

Menurut Arteria, dugaan keterlibatan Agus itu penting untuk diluruskan karena bisa menyandera kerja KPK ke depan. Selain itu, ketidakhadiran pimpinan KPK yang bertujuan mengklarifikasi temuan pansus juga akan memberikan preseden buruk bagi penegakan hukum di Indonesia.  

"Ini bukan permasalahan pimpinan KPK-nya tapi permasalahan proses penegakan hukum di KPK. Dengan begini yang bersangkutan tersandera dengan kepentingannya," jelas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Surat undangan dari Pansus KPK telah di‎kirim ke pimpinan KPK pada Jumat lalu (22/9). Dia berharap Agus tidak mangkir seperti undangan sebelumnya.

"Temuan kita kan banyak, baru satu yang kita beberkan ke publik sudah geger. Kalau kita beberkan semuanya kan agak repot nanti. Kasihan KPK-nya, DPR cinta KPK. Makanya kami ingin pembahasan ini di forum yang tepat, RDP atau pansus," pungkas Arteria. [wah] 

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya