Berita

Hukum

Koruptor Makin Bingung Kalau Lembaga Pemberantas Korupsi Banyak

SABTU, 23 SEPTEMBER 2017 | 19:42 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Semakin banyaknya lembaga pemberantas korupsi justru membuat pelaku koruptor semakin bingung.

Begitu dikatakan Ketua Gerakan Indonesia Bersih (GIB) Adhie Masardie di Jakarta, Sabtu (23/9).

"Misalnya ada koruptor menyuap untuk bebas dari jerat hukum coba menyuap kepolisian, ternyata tidak cukup karena kejaksaan bisa menangkapnya kemudian mencoba menyuap keduanya oh ternyata masih ada KPK," sambungnya.


Dengan begitu, masih kata Adhie, pelaku koruptor akan berpikir dua kali untuk melakukan tindakan korupsi. Sebab, nantinya akan mengeluarkan biaya yang lebih mahal untuk lepas dari jeratan hukum

"Banyaknya lembaga pemberantas korupsi justru bagus untuk momok bagi koruptor," demikian mantan Jurubicara mendiang Presiden Abdurrahman Wahid ini.

Mabes Polri telah membentuk Detasemen Antikorupsi dengan memakan anggaran Rp 975 miliar. Detesemen khusus itu rencananya mulai beroperasi 2018 mendatang.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Rikwanto meminta agar masyarakat tidak menganggap Densus Antikorupsi yang dibentuk oleh Mabes Polri sebagai kompetitor KPK dalam berperang melawan korupsi.

"Kita tujuannya bersinergi, agar lebih tajam melawan korupsi jadi jangan dianggap sebagai kompetitor KPK," jelasnya, baru-baru ini. [sam] 

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya