Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Equinox, Penyebab Udara Begitu Panas Hari Ini

SABTU, 23 SEPTEMBER 2017 | 17:58 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Udara yang bertiup di Jakarta hari ini terasa begitu panas dibandingkan hari biasa. Bukan karena berbagai isu politik yang bersilewaran kesana kemari sejak beberapa hari sebelumnya.

Menurut geolog senior Rovicky  Dwi Putrohari, udara begitu panas karena fenomena Equinox.

Dalam halaman Facebook miliknya, Rovicky mengatakan bahwa Equinox adalah fenomena astronomi yang terjadi ketika matahari berada tepat di atas garis khatulistiwa. Fenomena ini terjadi dua kali dalam setahun.


“Pada saat fenomena ini berlangsung, durasi siang dan malam di seluruh bagian Bumi relatif hampir sama, termasuk pada wilayah subtropis di bagian utara maupun selatan,” tulisnya.

Suhu udara menjadi panas. Bahkan di beberapa tempat mencapai suhu 37,5 C.

Disebutkan Rovicky, bahwa beberapa faktor yang mempengaruhi kondisi tersebut, antara lain adalah gerak semu matahari yang saat ini berada di sekitar khatulistiwa, sehingga radiasi matahari yang masuk cukup optimum.

“Hal ini ditandai dengan hasil monitoring suhu udara maksimum berkisar antara 34,0 sampai 37,5 °C,” tulisnya lagi sambil menambahkan bahwa rentang suhu ini masih dalam kisaran normal suhu maksimum yang pernah terjadi berdasarkan data klimatologis 30 tahun.

Penyebab lain adalah aliran massa udara dingin dan kering yang bergerak dari Australia menuju wilayah Indonesia sebelah selatan khatulistiwa terutama di sekitar Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara.

“Kondisi ini ditandai dengan adanya kelembaban udara yang lebih kecil 60 persen di ketinggian 3.000 meter dan 5.000 meter dari permukaan,” demikian Rovicky. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya