Berita

Nobar di Makodam Tanjungpura/Net

Pertahanan

6.500 Warga Nobar Film PKI Di Markas Kodam Tanjungpura

SABTU, 23 SEPTEMBER 2017 | 02:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Antusiasme warga saat tinggi saat Kodam XII/ Tanjungpura menggelar kembali acara nonton bareng (nobar) film G30S/PKI di Makodam XII/ Tanjungpura, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat (22/9) malam.

Sedikitnya, acara nobar ini dihadiri oleh 6.500 penonton yang berasal dari kalangan masyarakat, ditambah dengan penonton dari kalangan anggota TNI sebanyak 102 dan 92 jumlah keluarga TNI.

Hal itu sebagaimana dikatakan Kepala Penerangan Daerah Militer (Kapendam) XII/ Tanjungpura Kolonel Infanteri Tri Rana Subekti dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi.


"Sesuai dengan jadwal penayangan film G30S/PKI yang ditayangkan setiap malam libur, dan malam ini adalah malam kedua, tapi pemutaran di malam kedua justru jumlah penonton lebih banyak dari malam pertama. Inilah bukti bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang kuat, bangsa yang dihuni oleh rakyat yang memiliki rasa nasionalisme yang tinggi," ucapnya.

Tri Rana berharap penayangan film G30S/PKI bisa membuat masyarakat tahu sejarah kelam bangsa Indonesia atas pemberontakan yang dilakukan oleh PKI. PKI mengambil alih kekuasaan dengan mengubah ideologi bangsa menjadi ideologi komunis.

"Jadi pemutaran film ini jangan dinilai dari sisi negatif, tapi nilai lah ke arah positif karena bangsa Indonesia bukanlah bangsa yang melupakan sejarah bangsa yang pernah terjadi," pungkasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya