Berita

Foto: RMOL

Hukum

Auditornya Disuap Jasa Marga, BPK Langsung Lakukan Pemeriksaan Internal

JUMAT, 22 SEPTEMBER 2017 | 21:13 WIB | LAPORAN:

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) segera melakukan pemeriksaan internal kepada auditor BPK Sigit Yugoharto yang tersandung kasus suap.

Sigit ditahan KPK sejak Rabu (20/9) karena diduga telah menerima suap berupa motor Harley dari pejabat PT Jasa Marga.

"BPK mengetahui adanya pelanggaran hukum atau etik dan pada saat info yang diperoleh kami langsung menindaklanjuti secara intenral dengan pemeriksaan internal kepada yang bersangkutan," kata Jurubicara BPK, Yudi Ramlan saat konferensi pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (22/9).


Menurut dia, sampai saat ini pemeriksaan masih berlangsung. Dan hasil dari pemeriksaan tersebut akan menjadi pertimbangan dari Majelis Kode Kehormatan BPK untuk menentukan sanksi kepada Sigit.

"BPK secara prinsip tidak menolerir adanya pelanggaran hukum dan secara tegas mengambil ketentuan," tegasnya.

Ia menambahkan, nantinya hasil dari pemeriksaan internal jua akan dikomunikasikan kepada KPK.

"BPK dan KPK secara kelembangaan terus bekerja sama untuk menuntaskan kerja kita masing-masing. Karena kami sedang berjalan juga dengan pelanggaran kode etik. Proses dan hasil pemeriksaan internal akan kami komunikasikan kepada KPK. Kami mendukung KPK," jelasnya.

Sigit ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima hadiah atau janji terkait dengan Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) terhadap kantor Cabang PT Jasa Marga Purbaleunyi tahun 2017. Sigit menerima hadiah berupa motor Harley dari General Manager PT Jasa Marga cabang Purbaleunyi Setia Budi (SBD).

KPK juga telah menahan Sigit selama 20 hari di Rutan Negara Kelas I Jakarta Timur Cabang KPK yang berlokasi di Pomdam Jaya Guntur. [sam]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya