Berita

Nusantara

Bawaslu Provinsi Wajib Awasi Aktor Politik dan Money Politics

RABU, 20 SEPTEMBER 2017 | 14:53 WIB | LAPORAN:

Maraknya kemunculan "aktor politik" imbas dari penyelenggaran Pemilu, diprediksi akan kian marak.

Hal itu menjadi salah satu pekerjaan rumah (PR) yang bakal dihadapi Bawaslu Provinsi terpilih 2017-2022.

"Secara teknis tentu (aktor politik) ini adalah tantangan. Bagaimana Bawaslu mengelola sumber daya pengawasan sehingga dapat menjangkau tidak saja pada aspek luas geografis. Tapi juga banyaknya para pihak yang terlibat dalam Pemilu," jelas Ketua Bawaslu RI, Abhan usai melantik puluhan anggota Bawaslu Provinsi di Hotel Crown, Jakarta Selatan, Rabu (20/9).


Sementara itu, dari aspek pemilih, lanjut Abhan, masih rentan terjadinya "politik uang." Abhan menilai, perilaku tersebut dapat merusak integritas pemilu.

Sehingga, hal itu menjadi tantangan Bawaslu agar memperkuat posisi pemilih dan membangun kesadaran masyarakat agar memiliki kemampuan serta berani menolak politik uang.

Untuk menghadapi serangkaian tantangan tersebut, kata Abhan, Bawaslu telah melakukan beberapa persiapan. Antara lain, membentuk Panwas Kabupaten Kota.

"Dengan pembentukan Pengawas Pemilu secara tepat waktu, pengawasan dapat dilakukan terhadap pelaksanaan tahapan-tahapan awal Pemilu dan Pilkada tahun 2018," urainya.

"Keberadaan lembaga Panwas Kabupaten Kota sebelumnya ad hoc menjadi permanen (masa kerja 5 tahun). Kewenangan memberikan akreditasi terhadap pemantau Pemilu dan kewenangan memutus pelanggaran administrasi Pemilu tentu ini menjadi modal besar bagi Bawaslu ke depannya," demikian Abhan.

Seperti diketahui, ada 72 orang anggota Bawaslu dari 24 Provinsi yang dilantik untuk masa jabatan 2017 - 2022. Sedangkan satu provinsi yaitu DKI Jakarta, akan dilantik setelah masa jabatan periode 2012-2017 berakhir, 16 Oktober 2017 mendatang.

"Bawaslu telah melakukan proses seleksi transparan dengan membentuk tim seleksi dengan penuh kehati-hatian. Hal itu diyakini dapat meminimalisir potensi masalah yang akan muncul di kemudian hari," pungkasnya.

Dalam acara pelantikan tersebut, ikut hadir Ketua MPR RI, Ketua Komisi II DPR RI, Anggota KPU RI, Ketua dan Anggota DKPP, Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri, Gubernur Provinsi Maluku, seluruh anggota Bawaslu RI dan Bawaslu Provinsi masa jabatan 2012-2017, dan Sekretaris Jenderal Bawaslu. [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya