Berita

Foto/Net

Bisnis

Pedagang Klaim Harga Beras Turun Hingga 50 Persen

HET Berlaku Efektif
RABU, 20 SEPTEMBER 2017 | 08:53 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ketua Persatuan Penggilin­gan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi) DKI Ja­karta Nellys Soekidi mengaku mematuhi Peratuan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 57 Tahun 2017 tentang Harga Eceran Tertinggi (HET) Beras dan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 31 Tahun 2017 tentang Kelas Mutu Beras.

"Harga beras premium turun mencapai 50 persen, dari yang semula Rp 22 ribu hingga Rp 36 ribu per kilogram (kg), turun menjadi Rp 12.800 per kg," kata Nellys kepada war­tawan di Jakarta, kemarin.

Kepatuhan terhadap Per­mendag, menurut Nellys, juga ditunjukkan sejumlah pusat perbelanjaan modern di Ja­karta. Hal tersebut terlihat dari beras premium dengan merek Maknyuss dijual di Carrefour Cilandak, Jakarta Selatan, dengan harga Rp 12.800 per kg. dan beras premium merek Hoki di Giant Cilandak sebesar Rp 12.800 per kg. Begitu juga beras medium dan premium kemasan 5 sampai 50 kg di Lotte Mart Pasar Rebo Ja­karta Timur, Foodmart Plaza Semanggi Jakarta Pusat, dan Giant Bekasi. Semua dijual sesuai HET.


"Hari pertama penerapan HET berjalan baik. Soal stok juga tidak ada masalah," ka­tanya.

Seperti diketahui, Permendag soal HET beras berlaku efektif 18 September. Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan memberikan sanksi terhadap pedagang yang tidak mentaati peraturan. Untuk diketahui, HET ditetapkan berdasarkan jenis beras dan zonasi. Untuk zona Jawa, Lampung, dan Sumatera, HET beras medium dipatok Rp Rp 9.450 per kg dan jenis pre­mium Rp 12.800 per kg.

Sementara, untuk Sumatera selain Lampung dan Sumatera Selatan, untuk jenis medium Rp 9.950 per kg, sedangkan premium Rp 13.300 per kg. Bali dan Nusa Tenggara Ba­rat, beras medium Rp 9.450 per kg, dan jenis premium Rp 12.800 per kg. Nusa Tenggara Timur, jenis medium Rp 9.950 dan premium Rp 13.300 per kg. Sulawesi, jenis medium Rp 9.450 per kg, sedangkan premium Rp 12.800 per kg. Kalimantan, jenis medium Rp 9.950 per kg, dan premium Rp 13.300 per kg. Serta, Maluku dan Papua, jenis medium Rp 10.250 per kg, sedangkan pre­mium Rp 13.600 per kg.

Nellys menyatakan tidak ke­beratan dengan HET beras yang ditetapkan pemerintah. "Tidak memberatkan pedagang, kami yakin tidak merugikan petani, dan membuat konsumen terse­nyum," cetusnya.

Kepala Badan Keamanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Agung Hendriadi mengaku akan melakukan pengawasan penerapan HET di tingkat pasar tradisional maupun ritel. Langkah itu dilakukan dengan harapan penerapan kebijakan HET bisa terlaksana dengan baik dan maksimal. ***

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya