Berita

Antonio Conte/Net

Olahraga

Conti Minta The Blues Hati-hati Langganan Kartu Merah

SELASA, 19 SEPTEMBER 2017 | 09:10 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Chelsea sering mengakhiri laga dengan jumlah pemain yang tak lengkap karena kartu merah belakangan ini. Situasi ini membuat Sang Pelatih, Antonio Conte terheran-heran.

David Luiz menjadi pemain Chelsea terakhir yang mendapat kartu merah. Bek asal Brazil itu diusir wasit karena melanggar Sead Kolasinac saat Chelsea menjamu Arsenal dalam lanjutan Premier League di Stamford Bridge, Ahad malam WIB.

Luiz menjadi pemain Chelsea ketiga yang diusir dalam lima pertandingan Liga Premier di musim ini. Sebelumnya, Gary Cahill dan Cesc Fabregas mendapat kartu merah di laga pem­buka melawan Burnley.


Tiga kartu merah di awal musim jadi catatan yang cukup buruk untuk Chelsea. Sebagai perbandingan, The Blues hanya mendapat tiga kartu merah dalam 73 pertandingan Liga Premier sebelumnya.

Di luar Liga Premier, Chelsea juga kehilangan pemain di laga Community Shield lalu setelah Pedro dikartu merah. Sementara Victor Moses diusir wasit di pertandingan final Piala FA pada Mei lalu.

Conte pun heran dengan ser­ingnya pemain Chelsea menda­pat kartu merah belakangan ini. Manajer asal Italia itu menilai Chelsea kurang beruntung den­gan keputusan wasit.

"Saya tidak tahu. Apakah menurut Anda kami jadi nakal? Tentunya ini aneh, bukan? Situasi yang aneh," Conte mengatakan seperti dilansir Guardian.

"Dengar, saya dulunya pemain dan saya pikir ini bisa terjadi, pe­riode seperti ini, jika Anda tidak begitu beruntung dan mendapat kartu merah. Tapi kami harus mencoba memperbaiki semua situasi,"  tambahnya.

Conte melanjutkan, timnya bekerja untuk meningkatkan taktik dan fisik. Namun pada akhirnya, The Blues akan berha­ti-hati di laga-laga berikut.

"Saya harap juga lebih berun­tung dengan keputusan wasit. Bagi kami, juga untuk lawan. Kadang lawan pantas dapat kartu merah, tapi sebaliknya mereka lanjut bermain dengan 11 orang. Jadi Anda juga harus lebih beruntung di masa yang akan datang," kata Conte.***

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya