Berita

RMOL

Nusantara

Banjir Di 3 Wilayah Sumut Masih Rendam Ribuan Rumah

MINGGU, 17 SEPTEMBER 2017 | 09:59 WIB | LAPORAN:

Hujan dengan intensitas tinggi secara merata turun di beberapa wilayah sehingga menyebabkan sungai meluap dan menimbulkan bencana banjir di Sumatera Utara.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ribuan rumah terendam banjir dan ribuan jiwa terdampak di Kota Tebing Tinggi, Kabupaten Asahan dan Kabupaten Labura, sejak Sabtu kemarin (16/9).

Meluapnya Sungai Padang dan Sungai Bahilang akibat hujan lebat menyebabkan banjir melanda lima kecamatan di Kota Tebing Tinggi sehingga 1.958 rumah terendam dan 7.768 jiwa terdampak banjir. Tinggi banjir mencapai 1,5 meter. Sebanyak 18 kelurahan di lima kecamatan terendam banjir yaitu Kecamatan Padang Hulu meliputi tiga kelurahan dengan 115 kepala keluarga (575) jiwa terdampak, Kecamatan Tebing Tinggi Kota meliputi lima kelurahan dengan 732 KK (2.485 jiwa) terdampak, Kecamatan Bajenis meliputi empat kelurahan dengan 428 KK (2.082 jiwa) terdampak, Kecamatan Padang Hilir meliputi dua kelurahan dengan 88 KK (440 jiwa) terdampak, dan Kecamatan Rambutan sebanyak empat kelurahan dengan 290 KK (1.121 jiwa) terdampak.


"Sementara itu banjir di Kabupaten Asahan melanda 20 desa dan kelurahan di 7 kecamatan sejak Sabtu pagi hingga malam ini masih berlangsung. Tujuh kecamatan yang terendam banjir adalah Kecamatan Buntu Pane, Setia Panji, Tinggi Raja, Pulau Bandring, Rahuning, Pulau Rakyat, dan Aek Ledong. Data sementara, sebanyak 2.037 KK terdampak banjir," jelas Kepala Pusat Data Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho kepada wartawan (Minggu, 17/9).   

Banjir disebabkan intensitas hujan yang tinggi secara merata di wilayah Kabupaten Asahan dan sekitarnya, termasuk bagian hulu Kabupaten Simalungun sejak Jumat (15/9) hingga Sabtu (16/9). Kondisi demikian menyebabkan Sungai Aek Silo, Sungai Ambalutu, Sungai Piasa, dan Sungai Kopas meluap. Ketinggian air banjir berkisar 30-130 centimeter.

BPBD Kabupaten Asahan bersama TNI, Polri, Basarnas, SKPD, relawan, dan masyarakat telah melakukan pendirian posko dapur umum. Distribusian bantuan logistik dari dapur umum disalurkan kepada masyarakat. Evakuasi warga, anak sekolah, balita dan lansia menggunakan perahu karet dan truck. Masyarakat terus dihimbau jika banjir bertambah tinggi agar mengungsi ke tempat yang lebih aman. Posko kesehatan juga telah didirikan.

"Data kerusakan sementara meliputi jembatan penghubung rusak dan badan jalan tererosi di Desa Piasa Ulu,  kolam ikan lele meluap dan jembatan kayu rusak di Desa Bangun Sari rusak, dan 20 hektar sawah terendam banjir. Pendataan masih dilakukan BPBD Asahan," ujar Sutopo.

Banjir juga melanda wilayah di Kabupaten Labura dengan dampak banjir yang tidak seluas di Kota Tebing Tinggi dan Kabupaten Asahan. Sebanyak 81 rumah terendam banjir di Kecamatan Kuala Hulu dan Kecamatan Kuala Selatan. Tidak ada korban jiwa dan pengungsi dari banjir di Labura.

"BPBD Provinsi Sumatera Utara terus berkoordinasi dengan BPBD kabupaten/kota yang terlanda bencana. Penanganan darurat masih dilakukan," demikian Sutopo. [wah] 

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya