Berita

Doa Untuk Rohingnya/RMOL

Nusantara

Anak-Anak Di Gereja HKBP Gelar Doa Bersama Untuk Rohingya

MINGGU, 17 SEPTEMBER 2017 | 00:40 WIB | LAPORAN:

Ribuan anak Sekolah Minggu Gereja HKBP se-Jakarta menggelar ibadah raya dan pergelaran budaya anak di Gedung Sopo Marpikir, Jakarta Timur, Sabtu (16/9). Acara ini diisi juga dengan doa bersama untuk krisis kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya, Myanmar.

Kordinator acara dan juga Preses HKBP Distik VIII DKI Jakarta, Pendeta Midian KH Sirait, mengatakan, secara khusus, doa-doa yang dilantunkan itu bertujuan agar kekerasan di Rakhine, Myanmar, terhadap etnis Rohingya, segera dihentikan. Sebab, tidak ada agama apapun yang mengajarkan kekerasan.

"Kami berdoa khusus, kapada anak-anak yang tidak berdosa, yang tidak punya apa-apa agar dilindungi dari pada kuasa-kuasa jahat di dunia ini. Seperti yang terjadi kepada anak-anak saudara kita di Rohigiya, Bangladesh," kata Pendeta Sirait kepada wartawan.


Ia juga berharap, agar acara yang bertemakan "Firman Allah Mendidik dan Memperlengkapi Setiap Orang untuk Perbuatan Baik" itu, ditujukan juga untuk memperkenalkan secara dini kepada anak tentang kesadaran dan arti pentingnya mencintai sesama umat. Sehingga, memiliki empati dan kepedulian kemanusiaan yang tinggi.

"Kami melihat anak-anak di Myanmar adalah anak Tuhan. Anak sekolah minggu HKBP, bersama-sama berdoa agar Tuhan memberikan jalan keluar, khusus kepada saudara kita di Rohingya," harapnya.

Ketua Panitia, Roni Lumbantobing mengatakan, pengenalan budaya pada anak sejak dini dirasa tepat untuk mengajarkan makna keberagaman. Sehingga, membuat anak lebih menerima pada setiap perbedaan.

"Kita perlu menanamkan kesadaran toleransi dan kemajemukan bangsa Indonesia kepada generasi muda secara lebih dini, terutama lewat pendidikan. Pemahaman itu akan memberikan dasar-dasar karakter kuat sebagai manusia yang lebih terbuka, demokratis, dan menghargai perbedaan," katanya.

Sementara itu, seorang siswa, Sabam Aruan dengan polos mengatakan bahwa ia berdoa agar setiap kekerasan, segera dihentikan. Ia pun tak kuasa saat melihat begitu banyak foto kekerasan dan pengungsian besar-besaran warga Rohingya di media sosial.

"Kalau aku sih masih enak bisa sekolah. Kalau mereka, bagaimana? Makanya kita berdoa agar umat saling mencintai," ucap Sabam.

Dalam pergelaran budaya tersebut, sejumlah persembahan seni kolosal yang penuh pukau ditampilkan. Seperti tari, nyanyi dan karnaval pakaian adat serta pementasan uning-uningan budaya Batak. Hadir dalam acara ini, perwakilan anak dari 83 gereja HKBP se-Jakarta.

Acara ini pun ditutup dengan menyanyikan lagu kebangsaan. Serta seremonial pemberian bantuan, baik materi, obat dan tenaga medis dari salah satu perwakilan gereja HKBP di Kalideres, kepada para pengungsi Rohingya yang ditampung di sejumlah tempat di Medan, Sumut.[san]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya