Ilustrasi/Net
Ilustrasi/Net
Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi mengakui sejumlah kecamatan yang ada di wilayah kerjanya, acapkali kekurangan air bersih saat musim kemarau. Sebut saja, wilayah yang masuk Kecamatan Tegalwaru dan beberapa desa di Kecamatan Jatiluhur.
Untuk itulah, sebagai antisipasi Pemkab Purwakarta telah menyiapkan berbagai solusi antara lain bekerja sama dengan pihak swasta yang biasa menjual air bersih. Tak hanya itu, pemerintah pun menyiapkan anggaran Rp 500 juta untuk penanganan krisis air bersih kali ini.
Populer
Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16
Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33
Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07
Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04
Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18
UPDATE
Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06
Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47
Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09
Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04
Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34
Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29
Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24
Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55
Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51
Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33