Berita

Humas Kemenkop/Dok

Bahrain Ingin Belajar Pemberdayaan UKM Pada Indonesia

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2017 | 20:21 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

Bahrain menyatakan ingin belajar dari Indonesia dalam hal pemberdayaan UKM khususnya pengelolaan Smesco Center di Tanah Air.

Chairman of ASEAN Bahrain Council Syaikh Daij Bin Isa Al Khalifa mengapresiasi pengembangan UKM di Indonesia serta membuka diri agar bisa bekerja sama dengan negara-negara ASEAN  khususnya Indonesia.

Secara khusus Pemerintah Bahrain ingin mempelajari cara Indonesia dalam membangun dan mengelola Smesco Center di Indonesia.


Hal itu disampaikannya kepada delegasi Indonesia yang diundang dalam pertemuan SME Dialogue Program yang diselenggarakan oleh ASEAN Bahrain Council dan dihadiri oleh wakil dari berbagai Kementerian Bahrain, Duta Besar negara-nega anggota ASEAN, Lembaga Internasional, Asosiasi UKM, serta para pelaku usaha, Rabu (13/9).

Menanggapi hal itu Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi Makro Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menegah (UKM) Hasan Jauhari pun berbagi pengalaman terkait upaya-upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam pengembangan UKM di Indonesia.

Hasan Jauhari sebagai Keynote Speaker acara itu juga menyampaikan jumlah UKM di Indonesia mencapai lebih dari 57 juta unit usaha atau 99,9 persen dari total pelaku usaha di Indonesia.

"UKM menyumbang 62,58 persen terhadap Produk Domestik Bruto dan menyediakan lapangan kerja sebesar 96,9 persen," katanya.

Dia menegaskan, Pemerintah Indonesia memberikan perhatian khusus kepada UKM karena terbukti tidak hanya berkontribusi sebagai mesin pertumbuhan melalui sumbangannya kepada PDB sebesar 62,58 persen tapi juga dalam penciptaan lapangan kerja.

“Pemerintah Indonesia membuat sejumlah kebijakan dan program, khususnya terkait pengambangan UKM yaitu khusunya melalui pengembangan dan penumbuhan kewirausahaan, menyediakan dukungan pembiayaan, diantaranya menyediakan kredit usaha rakyat, serta fasilitasi di bidang pemasaran termasuk promosi ke pasar internasional," papar Hasan Jauhari.

Hasan kemudian menjelaskan lebih lanjut pentingnya peran UKM di Indonesia, karena juga mendukung usaha-usaha besar, terutama dalam mendistribusikan produk-produk kebutuhan sehari-hari masyarakat, mencapi nilai 56 persen ke seluruh pelosok tanah air.  

"Tanpa kehadiran UKM, maka usaha besar akan mengalami kesulitan dalam mendistribusikan sendiri produk-produknya sampai ke seluruh pelosok tanah air," katanya.

Posisi penting lainnya dari UKM adalah keberadaanya dalam melestarikan produk-produk berbasis kearifan lokal dan produk berbasis sumber daya alam serta menjaga dan penguasaan pasar domestik dengan potensi konsumen dalam negeri sebanyak 253 juta orang.

Pada kesempatan yang sama Duta besar Republik Indonesia untuk Bahrain, Nur Syahrir Rahardjo dalam sambutannya menyampaikan UKM adalah penyelamat ekonomi Indonesia saat terjadi krisis global.

"Berdasarkan pengalaman tersebut, pemerintah Indonesia sangat menyadari pentingnya UKM," katanya.

Untuk itulah Pemerintah Indonesia kemudian memberikan kebijakan khusus untuk mendorong pengembangan UKM melalui peningkatan SDM, peningkatan daya saing, pembenahan regulasi, peningkatan produktifitas, penyediaan modal usaha bantuan fasilitas promosi, dan pameran produk.
"Itu dilakukan sebagai upaya nyata dan bentuk keberpihakan negara terhadap para pelaku UKM". [WID]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Bomba Peduli Beri Makna Hari Ulang Tahun ke-5

Sabtu, 24 Januari 2026 | 16:06

Dharma Pongrekun Soroti Arah Ideologi Ekonomi dalam Pasal 33 UUD 1945

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:47

BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca di Jabar-Jakarta, Dua Pesawat Tambahan Dikerahkan

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:25

Tangan Trump Tiba-tiba Memar Saat Peluncuran Dewan Perdamaian Gaza, Ini Penyebabnya

Sabtu, 24 Januari 2026 | 15:01

DPR Minta Basarnas Gerak Cepat Evakuasi Warga Bandung Barat Terdampak Longsor

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:56

Tanah Longsor di Bandung Barat Tewaskan Delapan Orang

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:40

1.000 Guru Ngaji hingga Ojol Perempuan Belanja Gratis di Graha Alawiyah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:26

Pencuri Gondol Bitcoin Sitaan Senilai Rp800 Miliar dari Korsel

Sabtu, 24 Januari 2026 | 14:18

Polisi Dalami Penyebab Kematian Influencer Lula Lahfah

Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:54

Wakadensus 88 Jadi Wakapolda Bali, Tiga Kapolda Bergeser

Sabtu, 24 Januari 2026 | 13:31

Selengkapnya