Berita

Net

Nusantara

Besok, Ormas Islam Kerahkan Massa Bela Rohingya

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2017 | 17:59 WIB | LAPORAN:

Berbagai organisasi masyarakat Islam siap mengerahkan massa dalam Aksi Bela Rohingya yang digelar Sabtu besok (16/9) esok di Patung Kuda, Jakarta.

Aksi tersebut merupakan sinergisasi dukungan terhadap etnis muslim Rohingya yang melibatkan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan beberapa ormas Islam.

Perwakilan Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Suryana Padma menjelaskan, Aksi Bela Rohingya yang akan digelar merupakan wujud kepedulian masyarakat Indonesia kepada sesama muslim. Dia berharap, aksi yang digelar juga akan mempererat hubungan antar sesama muslim di Indonesia.


"Mari kita tunjukkan pada dunia bahwa kita manusia yang memiliki kepedulian terhadap nasib saudara muslim di Rohingya. Aksi ini juga dapat menjadi momentum persatuan, perekat dan pengingat momen 212 kemarin. Karena dengan persatuan umat, pertolongan Allah akan turun," terang Suryana dalam keterangannya, Jumat (15/9).

Dia juga berharap, aksi akan menjadi peringatan kepada pemerintah Myanmar bahwa masyarakat Indonesia secara serius menanggapi krisis kemanusiaan terhadap etnis Rohingya. Suryana meminta pemerintah semakin menekan otoritas Myanmar agar segera menghentikan kekerasan terhadap Rohingya.

Hal senada disampaikan Sri Vira Chandra dari Wanita Muslim Indonesia. Dia mengutuk keras kekerasan yang dilakukan militer Myanmar.

"Banyak korban anak dan perempuan pada kekerasan di Rohingya. Maka dari itu, saya mengimbau ormas muslimah untuk mengerahkan massa sebanyak-banyaknya pada aksi Sabtu nanti. Mari kita memberikan aksi yang nyata untuk membela kemanusiaan," jelas Vira.

Selain PKS, ormas Islam yang turut berpartisipasi dalam Aksi Bela Rohingya antara lain Mathlaul Anwar, Ikadi, Cahaya Islam Mathlaul Anwar, AQL Peduli, Jamiat Kheir, Pemuda DDII, Al-Ittihadiyah, Pemuda PUI, Forsitma, Salimah, Wanita Islam, JPRMI, dan FPI. Aksi serupa juga telah digelar di berbagai daerah pekan lalu, seperti di Jawa Timur, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, dan NTB. [wah]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya