Praveen Jordan/Debby Susanto/Net
Skuat Garuda sukses menganÂtongi empat tiket perempat final Korea Terbuka 2017 setelah para wakilnya mengalahkan lawan-lawannya.
Para wakil Garuda yang loÂlos itu adalah pasangan ganda campuran Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto yang menang atas duo Thailand, Bodin Isara/Savitree Amitrapai lewat dua set langsung dengan perolehan skor 21-16 dan 21-10 dalam laga yang berlangsung selama 31 menit.
Sejak gim pertama, Praveen/Debby selalu unggul dan berhaÂsil memberikan jarak poin yang cukup jauh. Keduanya pun berÂhasil mengakhiri gim pertama dengan skor akhir 21-16.
Memasuki gim kedua, Praveen/Debby masih memimpin poin atas Bodin/Savitree, jarak kedÂuanya pun cukup jauh hingga menutup gim kedua dengan pautan poin yang cukup jauh yaitu 21-10.
Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting juga berhasil lolos ke perempat final setÂelah menekuk wakil Brazil dan Hongkong. Jojo sapaan akrab Jonatan mengalahkan Ygor Coelho dengan perolehan skore 21-16 dan 21-14. Sedangkan Anthony berhasil mengalahkan Ng Ka Long Angus yang meruÂpakan unggulan keenam dengan skore 21-18, dan 21-18.
Tak mau ketinggalan, pasanÂgan ganda putri, Greysia Polii/Apriyani Rahayu juga menyusul. Mereka merebut tiket perempat final setelah menekuk ungguÂlan ketujuh asal Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota lewat tiga set 14-21, 21-17, dan 21-13.
Usai laga, Apriyani membeÂberkan kunci kemenangannya. "Kami main lebih tenang dan menjaga pikiran, karena lawan runner up kejuaraan dunia, Apri sempat kepikiran. Tapi di lapanÂgan pelatih dan kak Greysia mengingatkan Apri untuk nggak memikirkan itu. Akhirnya kami coba tampil focus dan nothing to lose," ujar Apriyani dikutip laman resmi PBSI.
Sementara itu pasangan gado-gado Hendra Setiawa/Boon Heong Tan tersingkir lebih cepat dari Korea Terbuka 2017. Mereka angkat koper setelah dikalahkan Liao Min Chun/ Su Cheng Hen dengan skore 21-19, 6-21, dan 22-20. Nasib serupa dialami tunggal putri, Gregoria Mariska Tunjung. Dia gagal melaju babak perempat final setelah dikalahkan wakil Hongkong, Yip Pui Yin 21-16 dan 21-14.
Kekalahannya ini dinilai Minarti selaku sang pelatih Jorgi sapaan akrab Gregoria lantaran perbedaan rangking dan jam tanding yang cukup jauh. ***