Berita

Whulandary Herman/Net

Blitz

Whulandary Herman, LDR Dengan Tunangan

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2017 | 10:28 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Awalnya keputusan LDR diten­tang orang tua. Tapi Whulan meyakinkan, dia tidak akan ditelantarkan atau dibawa lari sang tunangan ke Malaysia.

Selama ini, Whulandary Herman tak pernah terbuka soal percin­taannya. Hingga kemudian, Puteri Indonesia 2013 ini ketahuan sudah bertunangan sekaligus bakal men­gakhiri masa lajang dengan pria Malaysia bernama Nik Ibrahim. Selain bekas pacar Raline Shah, Nik disebut menjabat Associate Director Investments di perusahaan Ekuinas, Malaysia. Nik juga menyabet gelar Master of Arts (MA) in Market­ing & Bachelor of Environmental Design (BDes) dari The University of Western Australia dan Master of Business Administration (MBA) dari Yale University.

"Orangnya baik, Islami, dan bertanggung jawab. Itu yang buat aku yakin dengan beliau," ucap Whulan.


Dara 28 tahun asal Padang Pan­jang ini telah berkomitmen dengan sang tunangan. Meski begitu, Whu­lan ke depannya tetap tinggal di In­donesia. Itu berarti baik Whulan dan Nik akan menjalani Long Distance Relationship (LDR). Bagi Whulan, hubungan semacam ini susah-susah gampang untuk dijalani karena ia tergolong orang yang suka cemburu. Terlebih lagi, baik Whulan dan calon suami punya bidang pekerjaan yang benar-benar berbeda.

"Benar-benar berbeda banget dengan dunia kerjanya dia. Tapi ya sudah karena kita saling percaya dan juga dia selalu bilang sama aku orang baik itu akan ketemu dengan orang baik. Jadi selagi mengerja­kannya baik aku percaya dan aku support," tutur jebolan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Para­madina ini.

Selain kendala jarak, Whulan harus berjuang untuk lebih menguasai ba­hasa Melayu, begitu pula sang suami. Satu kata yang menurut Whulan pas bisa saja dianggap tidak pas oleh suami dan lingkungan di Malaysia.

"Aku kesulitan bahasa sih, banyak bedanya ya, kayak (kata) 'Aku' di sana kasar harusnya 'Saya' menu­rutku banyak sih kesulitannya," ceritanya.

Pilihan untuk menjalani LDR bukan keputusan sepihak Whulan. Diungkap Whulan, sang suami memperbolehkannya untuk melan­jutkan karier di Indonesia. Oleh karenanya selama Whulan bisa membagi waktu antara keluarga dan pekerjaan, suaminya tidak memper­masalahkan.

"Kalau pindah ya pasti di mana suamiku berada ya aku akan di sana. Tapi nggak akan 100 persen hidupku di sana, nggak. Aku Indonesia dan akan selalu Indonesia," tegas pemain film Bidadari Terakhir dan Will You Marry Me ini.

Whulan menambahkan, pada awal­nya keputusan untuk LDR dikhawat­irkan oleh keluarga, terutama sang mama. Mengingat, pekerjaan Whulan lebih banyak di Indonesia.

"Tapi ya kita nggak pernah tahu jodoh itu akan di mana, orangnya di mana. Jadi aku bilang coba cari kesempatan lah itu ke ibuku untuk membuktikan kalau ini pasanganku nggak akan ngelarang atau memb­awaku pindah atau membawa lari anak gadisnya," ceritanya.

Whulan juga membeberkan kon­sep pernikahan in­ternasional yang ren­cananya digelar tertu­tutup. "Nggak banyak-banyak cuma (ngundang) 50-80 orang, teman-te­man baik dan keluarga. Memang karena keluarga dari pasanganku memang inginnya tertutup dan dia bukan keluarga dari dunia entertain. Dia sangat-sangat pemalu. Dia bilang 'please just about us'," paparnya.

Yogyakarta menjadi pilihan Whulan karena kota tersebut adalah kota favoritnya. Selain itu, Whulan dan calon suami merasa kota tersebut adalah pilihan adil sebab keduanya tidak berasal dari situ.

"Sekalian kita pilih di tengah-tengah. Jadi nggak ada di Malay­sia dan Padang," katanya.

Konsep internasional pun mer­eka ambil untuk menjembatani perbedaan budaya di antara kedua keluarga besar. Untuk makanan yang disajikan misalnya, mereka bakal memadukan kuliner Malaysia dan Padang.

"Ini pernikahan dua negara jadi semuanya bisa melihat apa sih keunikan kita masing-masing," ujarnya.

Meski dilaksanakan secara tertu­tup, Whulan tidak bermaksud menu­tup akses media ke pernikahannya. Ia meyakini media selalu punya cara untuk bisa meliput pernikahannya. Ia hanya menekankan ini adalah kepu­tusan yang diambil setelah berdiskusi dengan calon suaminya. ***

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Negara Hadir, Penanganan Gempa NTT Dilakukan Cepat dan Terkoordinasi

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:26

Legislator PDIP Anggap Semu Keberhasilan Swasembada Pangan Pemerintah

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:18

Anggota PJ91 Gelar Plogging di Lapangan Utama Jamnas 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 | 00:01

Dinamika Internal Organisasi Jelang Muktamar NU Makin Panas

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:46

HNI Berkontribusi dalam Gerakan Perekonomian dan Serap Tenaga Kerja

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:38

Program Prabowo Perkuat Layanan Kesehatan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:23

Tantangan Membangun Sistem Pertahanan Udara Nasional

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00

Transformasi BRI Tuai Pengakuan Global

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:52

Dampak Gempa NTT, Wings Air Batalkan 8 Penerbangan di Ende

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:28

Pemerintah Kerahkan Personel Gabungan ke Daerah Terdampak Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya