Berita

Joko Widodo/Net

Politik

Ditanya Soal Survei CSIS, Jokowi: Saya Akan Terus Bekerja Keras

JUMAT, 15 SEPTEMBER 2017 | 06:23 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo menyerahkan penilaian kepada rakyat mengenai kinerja pemerintah yang dipimpinnya.

Apapun penilaian rakyat, Jokowi sapaan akrabnya berjanji, dia dan seluruh jajaran Kabinet Kerja akan terus bekerja keras.

"Tugas kita adalah bekerja keras. Dan saya beserta seluruh kabinet akan terus bekerja keras karea memang tugas kita bekerja," kata Jokowi menjawab pertanyaan wartawan terkait hasil survei yang dirilis CSIS usai meresmikan Gedung Perpusnas RI di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis kemarin (14/9).


Dalam rilis survei CSIS awal pekan lalu yang melibatkan seribu orang sampel di 34 provinsi di Indonesia, sebanyak 68,3 persen responden mengaku puas terhadap pemerintahan Jokowi-JK sepanjang 2017. Tingkat kepuasan publik ini naik tipis 1,8 persen dibandingkan 2016 yang mencapai 66,5 persen, dan pada 2015 sebesar 50,6 persen.

Sebelumnya, lembaga survei Indo Barometer merilis hasil survei awal Maret 2017, yang hasilnya, tingkat kepuasan publik terhadap Jokowi-JK sebesar 66,4 persen. Sementara survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMCR) pada pertengahan Mei 2017 mencatat sekitar 69 persen publik nasional puas terhadap jalannya demokrasi saat ini.

Terkait hasil survei itu, Jokowi menyerahkannya kepada masyarakat. Namun hasil survei itu diakui politisi PDIP ini harus memacu pemerintah untuk bekerja lebih keras lagi.

"Tentang penilaian, baik atau tidak baik, ya itu kita serahkan kepada masyarakat. Tetapi bahwa hasil yang telah ditunjukkan dari survei itu harus memacu kita untuk bekerja lebih keras lagi," pungkasnya seperti dilansir dari laman setkab. [rus]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya