Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

5 Kecamatan Di Karawang Butuh Pipanisasi Air Bersih

KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 | 13:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Krisis air bersih melanda sebagian besar wilayah di Karawang, Jawa Barat.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat ada 5 kecamatan mengalami kekurangan pasokan air. Kelima kecamatan itu adalah Tegalwaru, Ciampel, Pangkalan, Telukjambe Barat, dan Telukjambe Timur.

Kepala BPBD Kabupaten Karawang, Banuara Nadeak menjelaskan bahwa untuk masalah ini sudah seharusnya dibuat solusi untuk jangka panjang. Sehingga tidak berulang di kemudian hari.


Ia mengusulkan ada pemasangan pipanisasi ke sejumlah titik wilayah kekeringan itu sebagai bentuk penanggulangan jangka panjang.

"Untuk persoalan ini sudah seharusnya dibuat solusi untuk jangka panjang. Supaya, kasus seperti ini tak lagi terjadi lagi," ujar Banuara seperti dikutip RMOLJabar, Kamis (14/9).

Sedangkan untuk bantuan jangka pendek, Banuara mengklaim pihaknya telah melakukan kordinasi lintas instansi. Termasuk, dengan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tarum Karawang. Saat ini, BPBD dan PDAM telah rutin mendistribusikan air bersih ke daerah yang kesulitan air bersih ini.

Dalam hal ini, pihaknya juga sudah mengusulkan kepada instansi terkait untuk segera merumuskan solusi jangka panjang untuk menangani persoalan ini. Salah satu usulannya, yakni dengan melakukan pemasangan pipanisasi ke sejumlah titik wilayah kekeringan itu.

Dia menambahkan, pihaknya memprediksi kekurangan air bersih ini sepertinya tak hanya melanda lima kecamatan tersebut. Tapi, kekeringan ini juga terjadi di wilayah lain. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya