Berita

Foto'; Repro Humas Bakamla RI

Nusantara

3 Korban Tabrakan Kapal Di Selat Singapura Masih Hilang

KAMIS, 14 SEPTEMBER 2017 | 08:25 WIB | LAPORAN:

Unsur KN Belut Laut 4806 Bakamla RI didukung sistem pemantauan kapal Bakamla RI melalui Pusat Informasi Maritim, diturunkan untuk melakukan Search and Rescue (SAR) terhadap korban tabrakan kapal tanker MT Kartika Sagara dengan kapal cargo MV JBB De Rong 19 di Selat Singapura, kemarin.

Informasi kejadian diterima Kantor Pengelolaan Informasi Marabahaya Laut (KPIML) yang juga dikenal sebagai PIM Bakamla RI, Rabu pagi sekira pukul 07.30 WIB.

Menurut Kepala KPIML Kolonel Laut (P) Berkat Widjanarko, Bakamla RI sesuai tugas dan fungsinya, telah melakukan tindakan cepat dengan memantau kapal melalui PIM untuk selanjutnya diteruskan ke seluruh stakeholder terkait, termasuk TNI AL.


Sementara itu unsur kapal patroli terdekat yaitu KN Belut Laut 4806 juga segera dikerahkan untuk membantu upaya pencarian dan pertolongan korban tabrakan kapal berbendera Indonesia dengan Dominika tersebut. Untuk memantau dan melakukan upaya pencegahan pencemaran laut, kapal patroli mengajak onboard personel dari Kementerian Lingkungan Hidup. Hal ini mengingat MT Kartika Sagara merupakan kapal tanker yang mengangkut muatan minyak mentah.

Informasi yang diterima PIM Bakamla RI, tabrakan terjadi pada posisi 01 11.12 LU - 103 49.50 BT. Tabrakan tersebut mengakibatkan kerusakan pada lambung kanan haluan MT Kartika Sagara sedangkan 12 kru MV JBB De Rong 19 jatuh ke laut. 11 di antaranya warga negara Cina dan seorang Warga Negara Malaysia.

Pihak otoritas Singapura (PCG) telah melakukan SAR dan menyelamatkan tujuh orang, sedangkan lima korban lain dinyatakan hilang. Upaya pencarian masih dilaksanakan dengan melibatkan beberapa pihak dari ketiga negara pantai.

Informasi terakhir dari ILO TNI AL di IFC Singapura, telah ditemukan lagi dua korban oleh tim SAR Singapura, dan tiga orang dinyatakan masih hilang. Sementara itu posisi MV JBB De Rong saat ini sudah berhasil ditunda ke Raffles Anchorage

Hingga saat ini unsur Bakamla RI beserta stakeholder lainnya masih berada di lokasi kejadian untuk melanjutkan upaya pencarian dan pertolongan.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya