Berita

Yuni Poerwanti

Pelaksanaan Popnas Diusulkan Digelar Setahun Sekali

RABU, 13 SEPTEMBER 2017 | 14:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Salah satu sebab minimnya prestasi atlet Indonesia adalah kurangnya kompetisi. Kompetisi dinilai penting karena alat evaluasi mengukur prestasi seorang atlet.

Berharap prestasi tumbuh, Kementerian Pemuda dan Olehraga berupaya memperbanyak kompetisi, terutama di kalangan anak-anak dan pelajar, seperti ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas).

Jika selama ini Popnas dilaksanakan dua tahun sekali, penyelenggaraan Popnas diusulkan menjadi setahun sekali.


"Saya punya rencana Popnas itu dilaksanakan setahun sekali. Karena Popnas itu sangat penting mengukur bagaimana prestasi pelajar. Sulit muncul prestasi tanpa kompetisi," kata Plt Deputi Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Yuni Poerwanti saat memantau pelaksanaan Popnas yang tengah berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (13/9).

Alasan Popnas dilaksanakan setahun sekali, kata Yuni, karena sekolah dibagi menjadi dua semester. Di setiap akhir semester ada class meeting. Pemenangnya dilombakan antar sekolah se kelurahan. Lalu diadu antar kecamatan, terus kabupaten dan provinsi. Terakhir atau di semester akhir berikutnya dilombakan sampai tingkat nasional di ajang Popnas.

"Kalau ini dilakukan akan gempar. Akan muncul banyak atlet berprestasi," jelas Yuni.

Untuk mewujudkan hal itu, memang butuh kerja keras. Salah satunya terkait adanya pendanan yang besar. Jika mengandalkan APBN atau APBD pasti kurang.

"Kerena itu harus didukung sponsor, yakni dunia usaha, BUMN atau masyarakat. Boleh orang perorangan, kelompok, organisasi dan ditampung menjadi satu untuk supporting. Itu hukumnya wajib. Bagaimana caranya? Mari kita lakukan bersama-sama. Kami pun akan mengawali dan mengajak," terangnya.

Selain menambah kompetisi Yuni juga menyarankan dibentuknya sentra-sentra olahraga. Ada dua sentra yakni sentar pembinaan dan sentra prestasi.

"Sentra-sentra ini dilakukan di daerah tertentu namun wajib mengedepankan cabang olahraga yang di pertandingkan di pentas internasional, semisal Olimpiade. Kalau ini dilakukan saya yakin prestasi akan muncul," ungkapnya. [rus]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kejagung Diminta Awasi Ekstra Proyek Pembangunan IKN

Selasa, 22 September 2026 | 22:15

Suahasil Beberkan Tiga Jurus Perkuat Pengawasan Bea Cukai, Apa Saja?

Selasa, 22 September 2026 | 21:51

KPK Didesak Periksa Nusron agar Tak Muncul Spekulasi Liar

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Jangan Omon-omon, Pelaksanaan MBG Harus Dipersempit ke Daerah 3T

Selasa, 22 September 2026 | 21:21

Raja Juli Sepi, Muncul Nusron

Selasa, 22 September 2026 | 21:12

Pakai Amine System, SP-ABG Pertamina Turunkan CO2 pada Gas jadi 5%

Selasa, 22 September 2026 | 21:07

Selebgram Jule Hanya Pemakai Etomidate, Bukan Pengedar

Selasa, 22 September 2026 | 20:54

Wacana Pencalonan Presiden-Wapres Cukup Didukung Dua Fraksi Ingkari Putusan MK

Selasa, 22 September 2026 | 20:36

KPK Kembali Sita Mobil Vinna Ledy Anggraheni Hasil Pemberian Pengusaha

Selasa, 22 September 2026 | 20:18

Swing Voters dan Pilkades Bekasi 2026

Selasa, 22 September 2026 | 19:59

Selengkapnya