Berita

Politik

Wasekjen PBNU: Perang Abad Informasi Itu Perang Opini

RABU, 13 SEPTEMBER 2017 | 12:35 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Perang abad informasi seperti sekarang lebih mengedepankan perang opini dan mindset, bukan lagi militer.

Demikian disampaikan Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Hery Haryanto Azumi, usai menghadiri pertemuan dengan Menhan di kantor PBNU, Jakarta (Rabu, 13/9).

Menteri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu, mengunjungi PBNU dan langsung disambut oleh Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siradj beserta jajaran pengurus besar di kantor PBNU. Pertemuan itu digelar guna membahas persoalan kebangsaan dan memperkuat pertahanan bangsa.


"Kunjungan Pak Menhan ke PBNU guna membahas masalah kebangsaan dan memperkuat pertahanan bangsa," tambah Hery yang ikut dalam pertemuan itu.

Hery mengatakan bahwa di abad informasi sekarang upaya memperkuat pertahanan bangsa tidak hanya dalam bentuk fisik melalui militer, namun juga harus melalui pertahanan semesta dengan melibatkan segenap elemen bangsa.

"Konsep pertahanan sebuah negara saat ini berbeda dengan dulu. Dalam perang modern sekarang, konsep pertahanan tidak boleh hanya mengandalkan konsep hardware atau  jalur militer, namun juga software. Jalur software ini adalah pertahanan semesta dengan melibatkan seluruh elemen bangsa, termasuk ulama dan kiai di dalamnya," tambah Hery yang juga menjabat Sekjen PB-MD Hubbul Wathon.

Hery mengatakan bahwa dalam upaya menjaga kedaulatan bangsa, cara berpikir (mindset) masyarakat kita harus bergeser dari pertahanan fisik ke pertahanan ideologi. "Selama ini kalau berbicara mempertahan kedaulatan pasti yang terpikir adalah militer. Cara berpikir ini harus dirubah. Sebab, mempertahankan ideologi bangsa dari pengembosan pihak-pihak asing juga masuk kategori menjaga kedaulatan," terangnya.

Lebih lanjut Hery menuturkan bahwa perang di era digital seperti sekarang lebih mengedepankan perang opini dan midset. "Perang era sekarang sangat soft, karena terjadi di wilayah opini dan mindset," jelas Ketum PB PMII 2005-2008 itu.

Karena itu, menurut Hery, Kemenhan dan PBNU sepakat untuk menjalin sinergi dalam upaya memperkuat pertahanan dan kedaulatan bangsa. Selain itu, PBNU juga mendorong upaya Transfer of Tecnology (ToT) Kemenhan untuk mewujudkan kemandirian industri dalam negeri.

"Intinya kami (PBNU-red) sepakat menjalin sinergi dengan Menhan. Upaya memperkuat pertahanan dan kedaulatan bangsa memang tidak bisa dikerjakan satu kelompok, butuh upaya semua elemen bangsa. NU memang punya tanggung jawab itu, namun tentu harus didukung semua pihak," katanya. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya