Berita

Pendidikan Indonesia/net

Nusantara

Indonesia Dipilih Jadi Mitra Kembangkan Sektor Pendidikan

SELASA, 12 SEPTEMBER 2017 | 23:34 WIB | LAPORAN:

CEO NAMA Foundation, Saleh Bazead mengatakan pihaknya akan terus mengembangkan sektor pendidikan dan peningkatan kapasitas lembaga sektor ketiga atau lembaga sosial kemasyarakatan di Indonesia.

Menurut dia, Indonesia dipilih sebagai mitra kerja dalam menyalurkan bantuan itu karena memiliki sumber daya manusia yang punya kompetensi dan dinilai mampu mengembangkan sektor pendidikan dan mencetak lebih banyak organisasi sosial yang profesional.

"Tentu akan lebih banyak lahir di Indonesia masyarakat yang memiliki jiwa kerelawanan tinggi, semangat untuk mencerdaskan dan memberdayakan masyarakat. Jadi, bekerjasama lebih baik daripada bekerja sendiri," katanya kepada wartawan, Selasa (12/9).


Saleh juga berharap akan terjadi interaksi yang intens antara NAMA Foundation dan organisasi sosial kemasyarakatan di Indonesia untuk saling memberi motivasi dan bekerjasama sehingga akan lebih banyak kebaikan yang mengalir kepada masyarakat Indonesia.

"Serta membawa masyarakat Indonesia menuju kesejahteraan yang lebih baik," ujarnya.

Ia menjelaskan ada tiga program unggulan yang akan diimplementasikan di Indonesia dalam rangka kerja sama pada tahun 2018, diantaranya pendirian pusat pengembangan sektor pendidikan dan peningkatan kapasitas lembaga sektor ketiga.

Kemudian, kata dia, pemberdayaan sektor pendidikan pada aspek pengajar, siswa dan manajemen sekolah.

"Serta, pemberdayaan sektor ketiga pada aspek peningkatan kapasitas lembaga sektor ketiga, pembiayaan, dan program-program yang melibatkan massa dan kerelawanan," tandasnya.

NAMA Foundation didirikan pada tahun 2004 di Malaysia yang berkonsetrasi pada pengembangan sektor pendidikan dan pengembangan kapasitas organisasi. Kini, sudah menelurkan beberapa kegiatan sosial di Indonesia, diantaranya peningkatan kapasitas di bidang pendidikan, peningkatan kapasitas buiding bagi para konsultan sosial kemasyarkatan, peningkatan kapasitas pemimpin muda dan masih banyak lagi.

Selain di Indonesia, NAMA Fundation juga melakukan pengembangan kapasitas pendidikan dan organisasi di beberapa negara lain, diantarnaya Tanzania, Kyrgystan dan Lebanon.[san]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya