Berita

Foto/Setkab

Politik

Jokowi Terima 9 Dubes Baru, Salah Satunya Dari Myanmar

SELASA, 12 SEPTEMBER 2017 | 14:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden RI Joko Widodo menerima surat kepercayaan Duta Besar (Dubes) Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) dari sembilan negara sahabat, yang akan bertugas di Indonesia, di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (12/9).

Sekitar pukul 08.45 WIB para Dubes LBBP tiba di Wisma Negara. Kemudian satu per satu mereka bersama pasangan masing-masing menuju halaman Istana Merdeka.

Prosesi diawali dengan upacara di halaman Istana Merdeka. Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) membawa bendera dan mengumandangkan lagu kebangsaan dari kesembilan negara sahabat secara bergantian.


Usai memberi penghormatan secara bergantian, kesembilan Dubes LBPP dari negara-negara sahabat menaiki tangga memasuki Istana Merdeka.

Selanjutnya, sembilan Dubes LBBP menyerahkan surat kepercayaan secara berturut-turut kepada Jokowi sapaan akrab kepala negara.

Kesembilan Dubes LBBP negara sahabat tersebut adalah:

Julio Arturo Cardenas, Duta Besar LBBP Republik Peru untuk RI; Nambora, Duta Besar LBBP Kerajaan Kamboja untuk RI; Ei Ei Khin Aye, Duta Besar LBBP Republik Uni Myanmar untuk RI; Elsiddieg Abdulaziz Abdalla, Duta Besar LBBP Republik Sudan untuk RI; Hakeem Balogun, Duta Besar LBBP Republik Federal Nigeria untuk RI;

Selanjutnya, Vegard Kaale, Duta Besar LBBP Kerajaan Norwegia untuk RI; Rasmus Abildgaard Kristensen, Duta Besar LBBP Kerajaan Denmark untuk RI; Pradeep Kumar Rawat, Duta Besar LBBP Republik India untuk RI; dan Dr. Ramadhani Kitwana Dau, Duta Besar LBBP Republik Persatuan Tanzania untuk RI, berkedudukan di Kuala Lumpur.

Dikabarkan laman setkab, setelah penyerahan surat-surat kepercayaan selesai, Jokowi didampingi Menlu RI Retno Marsudi menuju veranda belakang Istana Merdeka. Satu per satu Dubes LBBP mendapat kesempatan untuk melakukan pertemuan dengan Jokowi dan Retno. Hadir juga Mensesneg RI Pratikno. [rus]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya