Berita

Net

Bisnis

Target Pertumbuhan Ekonomi 2018 Tidak Realistis

SENIN, 11 SEPTEMBER 2017 | 14:02 WIB | LAPORAN:

DPR RI melihat target pertumbuhan ekonomi yang dipatok pemerintah sebesar 5,4 persen sampai 6,1 persen pada 2018 tidak realistis. Target tersebut akan dicapai melalui belanja pemerintah sebesar Rp 2.204 triliun.

Anggota Komisi XI Kardaya Wanika mengatakan, pemerintah sebaiknya dapat menurunkan target pertumbuhan ekonomi yang telah dituang dalam Rancangan APBN 2018.

"Kami melihat kalau 5,4 itu terlalu optimis untuk keadaan yang sekarang ini. Walaupun pada dasarnya kami menginginkan pertumbuhan ekonomi itu setinggi mungkin. Makin tinggi makin baik, tapi tetaplah ini harus dilihat yang realistis," jelasnya di Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (11/9).


Kardaya juga menilai target tersebut dianggap terlalu percaya diri.

"Ini kita lihat dari outlook yang disampaikan pemerintah 2017 hanya 5,17 persen dan Bank Indonesia 4,9 persen. Tapi dari kami yang realistis yang bisa dicapai yakni 5,3 persen," ujarnya.

"Kita harus realistis juga. Maka kita bersama kira-kira betul tidak realistis. Saya pribadi senang saja pertumbuhan ekonomi 5,4 persen karena satu persen PDB itu untuk satu juta pekerja," pungkas anggota Fraksi Partai Demokrat tersebut. [wah]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya